Secercah Harapan Baru untuk Rivaldy

Secercah Harapan Baru untuk Rivaldy
OBESITAS: Muhamad Rivaldy (20) yang memiliki berat badan mencapai 160 kilogram.(Foto:INILAH/NILA KUSUMA)

INILAH, Karawang- Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, Muhamad Rivaldy harus memikul beban hidup yang begitu berat. Dengan berat badan mencapai 160 kilogram, hari-hari Rivaldy dipenuhi perjuangan.

Jangankan untuk beraktivitas mandiri, sekadar menarik napas pun sering kali terasa begitu sesak dan menyiksa. Namun, awan mendung yang menggelayuti hari-harinya perlahan mulai tersingkap.

Secercah harapan datang langsung dari Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Terketuk oleh laporan warganya di media sosial, Aep bergerak cepat memastikan bahwa Rivaldy tidak sendirian dalam berjuang. Pemkab Karawang berjanji akan memberikan penanganan medis yang paling maksimal untuk pemuda tersebut.

“Saya sudah menugaskan pejabat Dinas Kesehatan untuk melakukan pendampingan penuh terhadap Muhamad Rivaldy,” ujar Aep dengan nada penuh empati, Minggu (4/10).

Saat ini, Rivaldy telah dievakuasi ke RSUD Karawang. Kamar perawatannya kini dipenuhi oleh tim dokter spesialis yang bersiap memulihkan kesehatannya. Langkah awal yang krusial pun sedang berjalan.

“Rivaldy sekarang masih dalam tahap observasi oleh tim dokter RSUD. Kami melibatkan sejumlah dokter spesialis, terutama spesialis gizi, untuk memeriksa kondisinya secara menyeluruh dan menentukan arah penanganan medis selanjutnya,” jelas Aep.

Bupati Aep menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mengawal kesembuhan Rivaldy hingga tuntas. Bahkan, jika fasilitas di daerah belum mencukupi, sebuah rencana matang telah disiapkan. Rivaldy akan dirujuk ke RSUP Hasan Sadikin Bandung.

“Jika memang harus dirujuk ke Bandung, Pemkab Karawang sangat siap. Tapi untuk saat ini, kita pantau dulu bagaimana perkembangan medisnya di RSUD,” tambahnya.

Langkah cepat pemerintah ini membawa kebahagiaan luar biasa bagi keluarga. Ayah kandung Rivaldy, Dadang, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya saat melihat sang anak kini ditangani oleh orang-orang baik.

Dadang menceritakan bagaimana perubahan fisik yang drastis akibat obesitas tersebut sempat merenggut keceriaan masa muda anaknya, namun kini, harapan itu kembali tumbuh. (bsf)


Editor : Inilahkoran