Senyap Berburu di Batas Waktu

Senyap Berburu di Batas Waktu
TRANSFER: Pelatih Persib Bandung Igor Tolic berbincang dengan kedua asistennya.(INILAH/ADAM HUSEIN)

INILAH, Bandung- Jelang penutupan bursa transfer musim 2026/2027, riuh rendah suara Bobotoh bergema di media sosial. Mereka menuntut perekrutan pemain baru.Pelatih Persib Bandung Igor Tolic memilih untuk tetap tenang dan menyerahkan segala keputusan pada manajemen, khususnya kepada Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan.

Bagi Igor, fokusnya adalah skuad yang ada di depan mata. ”Saya tidak memiliki informasi apapun tentang pemain baru, tetapi jika dia (Adhitia) mengatakannya, Anda bisa bertanya padanya, itu lebih baik,” ujar pelatih asal Kroasia itu, Selasa (22/9).

Mendatangkan pemain baru di menit-menit akhir ternyata bukan sekadar urusan membalikkan telapak tangan atau membeli barang di pasar.

Ada aspek psikologis mendalam yang harus dijaga, sesuatu yang disebut Adhitia sebagai seni mengelola ruang ganti (managing locker room).

Adhitia menganalogikannya dengan sangat membumi, layaknya sebuah lingkaran pertemanan.

“Managing locker room itu bayangin kalian punya tempat tongkrongan yang sudah nyaman, enak, terus tiba-tiba ketambahan satu teman yang belum tentu cocok sama kalian,” ungkap Adhitia hangat.

Bagi manajemen Persib, ruang ganti bukan sekadar tempat berganti jersi, melainkan rumah bagi sebuah keluarga kecil yang sedang hangat-hangatnya.

Kehadiran sosok baru yang salah—meski memiliki kualitas bintang—bisa saja merusak atmosfer kebersamaan yang sudah dibangun dengan susah payah oleh Marc Klok dan kawankawan.

“Nambahin pemain itu nggak cuma sekadar nambahin pemain berkualitas, sesuai dengan kebutuhan tim. Enggak, tapi juga harus banyak yang dipikirin.

( Jangan sampai) ngerusak locker room yang lagi hangat jadi nggak hangat,” tambah Adhitia.

Kini, menjelang jendela transfer resmi ditutup pada 23 September 2026, manajemen dan tim sporting Persib harus berpacu dengan waktu. Bukan hanya mencari siapa yang jago mengolah si kulit bundar, tapi mencari hati yang siap melebur dengan kehangatan Maung Bandung.

Sementara bek Eliano Reijnders, menyambut gembira kemenangan yang diraih timnya saat bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (20/9) lalu.

Hasil positif tersebut menjadi momentum penting bagi Pangeran Biru untuk kembali ke jalur kemenangan setelah sempat mengalami kekalahan dari Persija Jakarta.

Kemenangan di Jepara terasa semakin penting karena Persib harus menjalani rangkaian tiga pertandingan tandang secara beruntun yang menguras energi. Selain menghadapi Persijap, PERSIB sebelumnya bertandang ke Jakarta dan Seoul, Korea Selatan.

Reijnders menilai kemenangan atas Persijap menunjukkan respons positif Persib setelah kekalahan pada pertandingan sebelumnya.

”Saya rasa ini kemenangan yang bagus. Setelah kalah di Jakarta, saya pikir kami memperlihatkan bahwa kami sudah kembali ke jalur yang benar (kemenangan),” kata Reijnders.

Meski bermain di kandang lawan, Reijnders juga memberikan apresiasi terhadap dukungan Bobotoh yang hadir langsung di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Menurutnya, atmosfer yang diciptakan Bobotoh membuat para pemain merasa mendapatkan dukungan layaknya bermain di kandang sendiri.

”Atmosfer di sini sangat bagus, kami merasa seperti bermain di kandang sendiri,” ungkapnya.

Setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan tandang, Persib kini memiliki waktu untuk memulihkan kondisi sebelum kembali menghadapi jadwal padat.

Selain kompetisi domestik, Pangeran Biru juga masih harus menjalani persaingan di AFC Champions League Two (ACL Two) dan ASEAN Club Championship (ACC) 2026/27.

Reijnders mengatakan tim akan memanfaatkan waktu tersebut untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya. Ia berharap performa Perisb dapat terus berkembang seiring berjalannya musim.

”Untuk sementara kami akan istirahat dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya. Saya pikir bagus dengan banyaknya pertandingan yang ada, dan saya harap kami bisa terus tampil baik,” pungkasnya.

(muhammad ginanjar/ bsf )


Editor : Inilahkoran