Sepanjang Januari 2026, 1.122 Laporan dan Aduan Masuk Ogan Lopian

Sepanjang Januari 2026 jumlah pengaduan yang masuk secara digital lewan aplikasi Ogan Lopian Diskominfo Purwakarta sudah mencapai 1.122 laporan atau pengaduan masyarakat.

Sepanjang Januari 2026, 1.122 Laporan dan Aduan Masuk Ogan Lopian
Kepala Diskominfo Purwakarta Hendra Fadly

INILAHKORAN.ID - Kanal pengaduan dan aspirasi masyarakat Ogan Lopian Diskominfo Kabupaten Purwakarta terbukti efektif. 

Buktinya, sepanjang Januari 2026 jumlah pengaduan yang masuk secara digital lewan aplikasi Ogan Lopian Diskominfo Purwakarta sudah mencapai 1.122 laporan atau pengaduan masyarakat.

Kepala Diskominfo Purwakarta Hendra Fadly mengatakan, 1.122 laporan atau pengaduan masyarakat itu, terdiri atas 588 aduan, 490 permohonan informasi, dan 44 aspirasi.

"Tingkat penyelesaian laporan mencapai 99,4 persen. Ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif dan akuntabel," katanya, Kamis 8 Januari 2026.

Capaian tersebut menunjukkan mekanisme pengelolaan pengaduan masyarakat di Purwakarta berjalan cukup baik serta didukung koordinasi yang efektif antar-perangkat daerah.

Dari sisi organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tercatat sebagai OPD dengan jumlah laporan terbanyak.

Laporan tersebut didominasi oleh permohonan informasi dan konsultasi terkait dengan administrasi kependudukan, seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Berdasarkan kanal pengaduan yang digunakan masyarakat, WhatsApp Center menjadi media paling banyak dimanfaatkan dengan total 883 laporan atau sekitar 78,7 persen.

Selain itu, Call Center menerima 140 laporan, SP4N Lapor 75 laporan, serta pengaduan secara tatap muka 24 laporan.

“Pengelolaan Ogan Lopian kami dorong sebagai sarana komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemerintah daerah. Setiap laporan yang masuk menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Ia mengaku akan terus melakukan penguatan sistem pengelolaan pengaduan, meningkatkan kapasitas sumber daya pengelola, serta mendorong optimalisasi peran seluruh OPD dalam merespons laporan masyarakat secara cepat dan tepat. 


Editor : Ahmad Sayuti