Sepekan, Rangkaian Kasus Kriminal Terjadi di Kota Bandung

Dalam sepekan terjadi beberapa tidan kriminal di Kota Bandung mulai dari pencurian, pembacokan hingga dugaan pembunuhan

Sepekan, Rangkaian Kasus Kriminal Terjadi di Kota Bandung
Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin

INILAHKORAN.ID - Sejumlah tindak kriminal terjadi di Kota Bandung dalam sepekan terakhir. Kasus yang mencuat meliputi dugaan pengeroyokan disertai pembacokan, pencurian kendaraan bermotor, hingga penemuan mayat dengan luka tusuk.

Peristiwa terbaru terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026, sekitar pukul 01.30 WIB di depan Kafe Bento, Jalan Pangaritan, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan. Dugaan pengeroyokan yang melibatkan sekelompok pengendara motor terekam kamera pengawas (CCTV).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar delapan sepeda motor datang dari arah belakang dan langsung menyerang tiga orang yang tengah berjalan kaki di depan kafe tersebut. Akibat serangan itu, para korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan pertolongan medis.

Salah seorang pelapor menyebutkan, seorang korban berusia 15 tahun mengalami luka bacok dan harus menjalani sembilan jahitan. Dua korban lainnya dilaporkan mengalami memar akibat benda tumpul.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Panyileukan dengan nomor laporan STBL/13/II/2026/Sekta Panyileukan. Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun motif penyerangan.

Sehari sebelumnya, Jumat (27/2) sekitar pukul 22.05 WIB, warga di kawasan Jalan Binong Jati menangkap seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diduga beraksi bersama seorang rekannya yang berhasil melarikan diri.

Terduga pelaku sempat diamankan di Pos Keamanan RW 02 sebelum dibawa Tim Prabu ke Mapolrestabes Bandung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Hingga kini, polisi juga belum menyampaikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.

Beberapa hari sebelumnya, Polrestabes Bandung mengamankan 17 pemuda saat patroli dini hari di wilayah Mekarwangi, Bojongloa Kidul, Selasa (24/2). Dari kelompok tersebut, polisi menyita dua bilah senjata tajam jenis parang.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan, para pemuda itu sempat berusaha melarikan diri ketika didatangi petugas. Setelah dilakukan pengejaran, 17 orang berhasil diamankan, sementara satu orang lainnya lolos.

“Barang bukti yang kami amankan dua bilah parang. Untuk narkotika, obat-obatan terlarang maupun minuman keras tidak ditemukan,” ujar Asep.

Menurutnya, sebagian besar yang diamankan berstatus pelajar. Polisi masih mendalami tujuan mereka berkumpul pada dini hari dengan membawa senjata tajam. Patroli rutin akan terus ditingkatkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

Rangkaian kasus kriminal tersebut melengkapi peristiwa penemuan jasad seorang pria di Jalan Pendamping SOR GBLA, Gedebage, Minggu (22/2). Korban ditemukan warga sekitar pukul 10.30 WIB di samping aliran selokan dekat kolam pemancingan.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menyampaikan, korban berinisial AC (19), warga Cibeunying Kaler. Hasil autopsi menunjukkan adanya sejumlah luka tusuk di bagian dada yang mengindikasikan unsur tindak pidana.

“Di tubuh korban ditemukan beberapa luka, terutama di bagian dada yang diindikasikan adanya perbuatan pidana,” kata Anton.

Polisi menyebut, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat pamit kepada keluarga untuk pergi memancing pada Sabtu (21/2). Namun hingga keesokan harinya korban tidak kembali dan akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Selain itu, sepeda motor, telepon seluler, dan alat pancing milik korban tidak ditemukan di lokasi kejadian. Hingga kini, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kematian korban.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila mengetahui potensi gangguan keamanan. Patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan di Kota Bandung akan terus diperkuat guna menekan angka kriminalitas.


Editor : Ahmad Sayuti