Siswi SMP Kerap jadi Korban Asusila, Polsek Cibinong Cari Pelaku
Polsek Cibinong mendatangi lokasi kejadian dugaan perbuatan asusila yang korban dan pelakunya merupakan pelajar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Polsek Cibinong mendatangi lokasi kejadian dugaan perbuatan asusila yang korban dan pelakunya merupakan pelajar.
Lokasi tersebut berada di Kampung Kaum Pandak RT 02 RW 12 Kelurahan Karadenan, Cibinong Kabupaten Bogor.
Sementara siswi-siswi yang diduga menjadi korban ialah siswi SMPN 3 dan MTSN 3 Cibinong yang mayoritas ingin menyeberang jembatan untuk pulang ke rumahnya di Kecamatan Sukaraja.
"Hari ini kami melaksanakan kegiatan cek TKP terjadinya perbuatan yanf mengarah ke perbuatan asusila, yang tidak baik terhadap siswi-siswi sekolah saat pulang sekolah oleh sekelompok ABG/pemuda yang tidak dikenal di duga di lakukan oleh oknum pelajar di jalan kampung tersebut yang banyak pohon bambu dan menghubungkan Kampung Kaum Pandak, Cibinong dengan Kampung Warnasari, Desa Cilebut Timur, Sukaraja," kata Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo kepada wartawan, Kamis 10 Oktober 2024.
Dari hasil penulusuran jajarannya (Bhabinkamtibmas), aparat Polsek Cibinong tidak menemukan adanya orang yang nongkrong dan berada di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) tersebut.
"Pelaku sudah pergi dan tidak diketahui keberadaannya dan tidak ada rekaman CCTV yang mengarah ke Lokasi TKP, namun dengan demikian kami akan terus melakukan pemeriksaan patroli memantau di hari hari berikutnya di jam jam rawan pulang sekolah anak anak untuk keamanan para siswi yang akan pulang ke rumahnya sepulang sekolah," sambung Kompol Waluyo.
Kompol Waluyo pun menuturkan berdasarkan keterangan dua orabg saksi yaitu Budi dan Rizky Andrian, ia pun menjelaskan kronologi kejadian dugaan perbuatan asusila atau tidak senonoh yang dilakukan oleh terduga pelaku (oknum pelajar).
"Oknum pelajar tersebut, berdasarkan saksi warga sekitar menggoda-goda korban sambil teriak-teriak sambol mendekati dan menarik korban sehingga korban (siswi SMAN 2 Cibinong, SMPN 3 Cibinong dan MTs 3 Negeri Bogor) menjadi takut dan trauma jika melewati jalan tersebut hingga para korban melapor ke orang tua, lalu orang tua mengadu ke gurunya masing-masing," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani

