Situ Lembang Dano, si Mungil Pelepas Penat Diakhir Pekan, Tiket Masuk Cuma Segini...
Melepas penat di akhir pekan setelah seminggu bekerja, datanglah ke Situ Lembang Dano, destinasi wisata mungil yang bikin segar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah,- Menghabiskan waktu di akhir pekan, tak lengkap rasanya jika tak berkunjung ke berbagai destinasi menarik yang bisa melepaskan penat setelah hampir sepekan bekerja.
Salah satu rekomendasi wisata yang bisa anda kunjungi bersama keluarga adalah Situ Lembang Dano.
Berlokasi di Desa Cipada, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Situ Lembang Dano ini disebut-sebut bakal menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bandung Barat.
Dengan luas sekitar 30.000 meter persegi dan merupakan salah satu tanah carik desa dan tengah dikembangkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Cipada.
Baca Juga: Canangkan Lapas Bogor Sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, Inilah Langkah Kemenkum HAM
Situ Lembang Dano menyuguhkan beragam konsep wisata alam dan budaya setempat.
Tak Hanya itu, Situ Lembang Dano memiliki beragam fasilitas yang bakal memanjakan para pengunjung yang datang, seperti wahana angsa, pemancingan, kuliner, spot untuk swafoto, termasuk beragam fasilitas lainnya.
Tak perlu merogoh kocek besar, cukup dengan membayar tiket seharga Rp 5.000, anda dan keluarga sudah bisa menikmati segarnya udara sejuk nan asri lengkap dengan pemandangan berupa hamparan sawah dan perkebunan yang membuat betah untuk tinggal berlama-lama di sini.
Meski mungil, Situ Lembang Dano juga memiliki banyak potensi kearifan lokal yang mampu menarik wisatawan untuk berkunjung.
Seperti diketahui, Situ Lembang Dano berada di kaki Gunung Burangrang dan merupakan situ alami yang airnya bersumber pada mata air di sekitar situ. Oleh karenanya, meski memasuki musim kemarau air Situ Lembang Dano tidak pernah surut.
Baca Juga: Kwarcab Pramuka-DLH Kota Bogor Edukasi Prokes ke Pedagang-Pengunjung Pasar
Salah seorang pengunjung Dede (41) mengungkapkan, berkunjung ke Situ Lembang Dano ini membuat dirinya betah. Menurutnya, selain harga tiketnya murah meriah, ia pun bisa menikmati berbagai wahana termasuk memancing ikan secara gratis.
"Hanya bayar Rp 5.000 aja, udah bikin saya puas," ungkapnya.
Dede menerangkan, bagi wisatawan yang hobi memancing bisa datang ke Situ Lembang Dano lantaran terdapat berbagai jenis ikan dengan ukuran yang lumayan besar.
"Kalau yang seneng kuliner juga, hasil pancingannya bisa langsung diolah di sini, mau dibakar, digoreng ataupun di pepes," terangnya.
Ia berharap, Situ Lembang Dano ini bisa terus dikembangkan, mulai dari penataan wahana dan fasilitas yang bisa bikin wisatawan itu makin betah.
Baca Juga: Sosiolog Ari Ganjar: Aksi Mural Tidak Selalu Terkait Kekerasan
"Untuk pemerintah desanya sih, kalau bisa akses masuk ke lokasi bisa dibenahi dan diperbaiki agar pengunjung bisa lebih nyaman saat masuk ke lokasi," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Heri Partomo mengatakan, Situ Lembang Dano merupakan destinasi wisata yang mengusung konsep air dengan beragam potensi yang bisa mendongkrak perekonomian warga setempat.
"Kami melihat potensi besar di Situ Lembang Dano. Maka, kami bersinergi dengan Pokdarwis Desa Cipada untuk mendorong pengembangan Situ Lembang Dano ini," katanya belum lama ini.
Ia menilai, ada berbagai faktor pendukung yang bisa membuat Situ Lembang Dano ini lebih dikenal oleh masyarakat luas.
"Di sini kan lahannya cukup luas, ada kesenian lokal seperti pencak silat dan ada juga kuliner khasnya, seperti Kopi Burangrang Selatan (Bursel)," ujarnya.
Tak hanya itu, ia menyebut, warga Desa Cipada juga memiliki olahan produk-produk lokal yang mampu mendorong potensi di bidang ekonomi kreatif.
"Saya melihat potensi ekonomi kreatif di sini, salah satunya dari olahan keripik pisang dengan beraneka macam rasa. Ini merupakan hasil dari kreativitas karang taruna setempat yang bisa turut melengkapi potensi wisata di Situ Lembang Dano," tandasnya. (Agus Satia Negara)*
Editor : inilahkoran


