Kejam! Nate Diaz Ngaku 'Disandera' UFC untuk Jalani Trilogi Lawan Conor McGregor
Nate Diaz merasa disandera Presiden UFC Dana White yang terus memaksanya menjalani pertarungan trilogi melawan Conor McGregor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Akhirnya, Nate Diaz buka suara soal kejelasan nasibnya di UFC. Dia mengaku jengah terus-terusan dipaksa menjalani Trilogi melawan Conor McGregor.
Nate Diaz disebut-sebut akan segera comeback ke Octagon untuk menyelsaikan kontraknya dengan UFC.
Beberapa nama sempat menguat sebagai calon lawan dari Nate Diaz, salah satunya Khamzat Chimaev.
Tapi belakangan, duel Nate Diaz selalu mentok dan urung digelar.
Baca Juga: Setuju Lawan Islam Makhachev, Charles Oliveira ke Presiden UFC: Ayo Bicara Soal Uang!
Dalam wawancaranya dengan Ariel Helwani di The MMA Hour, Diaz akhirnya bicara terbuka soal spekulasi masa depannya di UFC.
Petarung kelahiran Stockton, California, 16 April 1985 itu, mengaku seperti 'disandera' Presiden UFC Dana White.
Dia mengaku tak kunjung diberikan lawan yang jelas untuk pertarungan terakhir dalam kontraknya.
Diaz, mengaku Conor McGregor adalah alasan terkuat di balik mengapa pertarungan berikutnyadi UFC tidak berlangsung.
Baca Juga: Sesumbar Ukir Sejarah, Charles Oliveira Ingin Pecundangi Islam Makhachev di Abu Dhabi
Dia mengatakan UFC ingin memberinya pertarungan ketiga (trilogi) melawan McGregor.
“Mereka tidak ingin melepaskan saya. Mereka tidak ingin saya keluar dari kontrak ini, karena mereka ingin saya melawan Conor [McGregor]. Mereka tidak ingin saya keluar tanpa menghabisinya. Saya tidak melawan Conor McGregor sekarang," ungkapnya seperti dikutip dari Sportskeeda.
Adik laki-laki Nick Diaz, ini juga menyerang McGregor dan mengatakan bahwa ketika dia ingin melawan McGregor, pria Irlandia itu tidak berani meladeninya.
"Garis waktu kami tidak cocok. Anda (McGregor) tidak melawan saya ketika Anda seharusnya melawan saya. Saya tidak melawan Anda sekarang. (Apakah saya) seharusnya menghidupkan Anda kembali sebelum saya pergi? Anda membawa diri Anda sendiri hidup kembali, dan kemudian saya akan kembali lagi nanti. Ada yang harus saya lakukan," tandas Diaz.
Diaz telah menggemparkan dunia dengan mengalahkan McGregor pada duel pertama mereka di UFC 196, 5 Maret 2016 lalu.
Ketika itu, dia yang sama sekali tak diunggulkan berhasil menyudahi perlawanan McGregor melalui submisi (rear-naked choke) pada ronde kedua.
Baca Juga: Update UFC Lightweight: Charles Oliveira Kebanyakan Ngeles, Islam Makhachev vs Beneil Dariush Fix!
Pertarungan kedua mereka berlangsung pada UFC 202, 20 Agustus 2016. Hasilnya, McGregor menang melalui keputusan juri (majority).
Nate Diaz merupakan salah satu petarung dengan nama besar di UFC meski belum pernah memenangi sabuk juara.
Dia dianggap berhasil menampilkan identitas kuat dalam gaya bertarungnya.
Nate Diaz seolah mewakili para petarung jalanan di Amerika Serikat dengan bekal ilmu Brazilian Ju Jitsu (BJJ) yang begitu mumpuni.
Baca Juga: Pengamat UFC: Islam Makhachev Lawan Ideal Dustin Poirier, Michael Chandler Cuma Buang Waktu!
Rekornya di UFC tidaklah impresif, yakni 20 menang dan 13 kalah.***
Editor : inilahkoran


