Stok Beras Bandung Aman hingga Akhir Tahun, Harga Masih Relatif Stabil
Stok beras di Bandung dipastikan aman hingga akhir 2026. Bulog menguasai 25 ribu ton, sementara pedagang menyebut pasokan masih stabil.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Ketersediaan Beras di Kota Bandung, Jawa Barat, hingga akhir Agustus 2026 masih dalam kondisi aman. Pedagang di Pasar Kosambi menyebut pasokan dari sejumlah daerah berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.
Pedagang Beras di Pasar Kosambi, Andri (37), mengatakan stok Beras di lapaknya masih tersedia secara normal meskipun saat ini Jawa Barat masih menghadapi musim kemarau.
"Semenjak musim kemarau dari bulan Juni hingga Agustus ini sih stok masih aman, jadi pasokannya masih stabil," kata Andri di Bandung, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, kondisi pasokan yang relatif lancar membuat aktivitas perdagangan Beras di Pasar Kosambi tetap berjalan normal.
Harga Beras Bandung Masih Stabil
Andri menyebutkan Beras yang dijualnya tersedia dalam berbagai pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan konsumen.
Untuk Beras medium, harga berada di kisaran Rp14 ribu per kilogram. Sementara Beras premium dijual sekitar Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram.
Beras premium yang tersedia di lapaknya antara lain berasal dari Sumedang, sedangkan Beras medium dipasok dari Cirebon.
Meski harga di tingkat penggilingan mulai mengalami kenaikan, kondisi tersebut belum sepenuhnya diteruskan ke harga jual kepada konsumen.
"Kiriman sudah naik, sudah ada kenaikan dari penggilingan, tetapi harga jualnya masih belum dinaikkan," ujarnya.
Andri mengatakan jika terjadi perubahan harga di tingkat konsumen, kenaikannya sejauh ini masih relatif kecil.
"Kalau dari Beras harganya tetap, paling naik sekitar Rp200," katanya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat Bandung masih dapat memperoleh Beras dengan harga yang relatif terjaga meskipun terdapat tekanan harga di tingkat penggilingan.
Pedagang Harap Pasokan Terus Lancar
Andri berharap kondisi pasokan Beras yang stabil dapat dipertahankan dalam beberapa bulan ke depan.
Menurutnya, kelancaran distribusi menjadi salah satu faktor penting agar kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha dapat terpenuhi tanpa gangguan.
Ia juga berharap tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan di tingkat produsen maupun distributor yang nantinya dapat berdampak terhadap harga jual di pasar.
Bulog Bandung Kuasai 25 Ribu Ton Beras
Kondisi stok Beras di pasaran tersebut sejalan dengan jaminan ketersediaan dari Perum Bulog Cabang Bandung.
Bulog memastikan stok Beras yang dikuasai saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Bandung Raya hingga akhir 2026.
Pimpinan Bulog Cabang Bandung, Yanto Nurdianto, mengatakan stok Beras yang tersedia mencapai sekitar 25 ribu ton.
“Bulog Cabang Bandung pada saat ini memiliki stok kurang lebih 25 ribu ton. Kemudian stok itu akan terus bertambah karena masih dilakukan penyerapan gabah dari petani,” kata Yanto.
Dengan stok tersebut, kebutuhan masyarakat hingga akhir Desember 2026 dinilai masih berada dalam kondisi aman.
Bulog juga masih terus melakukan penyerapan gabah dari petani untuk menjaga ketersediaan cadangan Beras.
Bulog Siapkan Pasokan Tambahan
Yanto mengatakan Bulog Cabang Bandung juga memiliki opsi untuk menambah pasokan apabila sewaktu-waktu terjadi kekurangan stok.
Pasokan tambahan dapat diperoleh melalui Kantor Bulog lain yang berada di wilayah Jawa Barat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan kebutuhan Beras masyarakat di Bandung Raya tetap terpenuhi.
Dengan stok yang masih cukup besar, ditambah penyerapan gabah yang terus dilakukan, ketersediaan Beras di Bandung hingga akhir tahun diharapkan tetap terjaga.***
Editor : JakaPermana

