Perusahaan Properti Ini dan Gunung Geulis Golf Dalam Pengawasan, 2 Menteri Turun Langsung
Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kembali turun ke Kabupaten Bogor untuk memasang plang pengawasan. Kali iji plang di pasang di perumahan Summarecon dan Gunung Geulis Golf and Rsort.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kembali turun ke Kabupaten Bogor untuk memasang plang pengawasan. Kali iji plang di pasang di perumahan Summarecon dan Gunung Geulis Golf and Rsort.
Sebelumya, mereka memasang plang pengawasan di objek bangunan wisata yang ada di Hulu Sungai Ciliwung di Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Megamendung.
Di Summarecon, mereka pun heran, gunung atau bukit beralih fungsi hingga membuat sedimentasi Sungai Ciangsana, anak Sungai Cikeas.
"Ini pelanggaran berat, terjadi sedimentasi Sungai Ciangsana karena ada proyek cut and fill. Rumah warga yang disekitarnya pun tinggal menunggu waktu untuk terdampak bencana longsor," kata Zulkifli Hasan kepada wartawan, Kamis, 13 Maret 2025.
Zulkifli Hasan menambahkan, bahwa ijin lingkungannya tidak sesuai dengan di lapangan dan tidak ada kajian analisa dampak lingkungan (Amdal) spesific.
"Ini semua ada ijin lingkungannya tapi tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan, oleh karena itu dibuat pengawasan. Agar diketahui apa saja pelanggaran yang terjadi di sini,"
Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa lahan Perumahan Summarecon pada Tahun 2010 adalah kawasan perlindungan ekosistem dibawahnya.
"Lalu pada Tahun 2022, lahannya beralih fungsi menjadi kawasan perumahan. Kami akan melihat kajian ilmiahnya, seberapa jauh memang memenuhi syarat dan bisa mengubah lanskapnya," jelas Hanif Faisol Nurofiq.
Ia menegaskan akan mengembalikan alih fungsi lahannya yaitu hutan, dan ini demi mengurangi potensi bencana banjir bandang di Desa Bojongkulur, Gunung Putri Kabupaten Bogor dan juga Kota Bekasi.
"Agar mengurangi potensi banjir bandang yang terjadi pada awal Bulan Maret kemarin, kami sedang membenahi di hulu yaitu Sungai Cikeas, dan di hilir yaitu Sungai Bekasi," tegasnya.
Deputi Bidang Gakkum KLH Irjen (Pol) Rizal Irawan menambahkan akibat sedimentasi sungai dan alih fungsi lahan, air yang harusnya ditangkap pun menjadi langsung turun hingga menjadi bencana banjir bandang di wilayah hilir.
"Hujan yang turun di Gunung Geulis, harusnya ditangkap oleh hutan tempat kita berdiri. Namun karena sudah beralih fungsi, maka air pun turun dengan cepat ke wilayah hilir," tambah Irjen (Pol) Rizal Irawan. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti

