Tahun 2026, Pemkot Cimahi Bakal Poles Wajah Kota yang Berfokus pada Pembangunan Infrastruktur 

Pemerintahan Kota Cimahi di bawah komando Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana-Adhitia Yudisthira mengklaim telah menyiapkan rencana besar untuk memoles wajah kota.

Tahun 2026, Pemkot Cimahi Bakal Poles Wajah Kota yang Berfokus pada Pembangunan Infrastruktur 
Rencananya, hal itu bakal berfokus pada pembangunan infrastruktur yang merata di berbagai sektor, mulai dari jalan, pendidikan, hingga kesehatan. Tujuannya agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Cimahi. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Pemerintahan Kota Cimahi di bawah komando Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana-Adhitia Yudisthira mengklaim telah menyiapkan rencana besar untuk memoles wajah kota.

Rencananya, hal itu bakal berfokus pada pembangunan infrastruktur yang merata di berbagai sektor, mulai dari jalan, pendidikan, hingga kesehatan. Tujuannya agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Cimahi.

"Fokus pembangunan infrastruktur di Kota Cimahi akan kita mulai secara masif tahun 2026, sesuai dengan rencana kerja anggaran yang saat ini sedang kita susun," kata Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, belum lama ini.
 
Adhitia memberikan sedikit bocoran, Pemkot Cimahi berencana mengalokasikan sekitar 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur

"Ini menunjukkan betapa seriusnya Pemkot dalam mewujudkan perubahan nyata bagi masyarakat," ucapnya.
 
Adhitia menjelaskan, dana tersebut bakal digunakan untuk membenahi berbagai aspek penting. Mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan, penataan drainase, trotoar yang nyaman, hingga penerangan jalan umum (PJU) yang memadai. 

Selain itu, Pemkot juga bakal membangun gedung sekolah baru, merehabilitasi ruang kelas yang sudah usang, serta mendirikan Puskesmas baru dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D.
 
"30 persenan anggaran akan digunakan untuk belanja pembangunan. Kita fokuskan ke arah pembangunan infrastruktur," jelasnya.
 
Tak cuma itu, Pemkot juga bakal menghidupkan kembali Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) mulai tahun depan. 

Kendati begitu, ada yang berbeda kali ini. Pasalnya, konsep PPM akan diperbarui dan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) yang lebih ketat.
 
"Nanti akan berbeda konsepnya, aturan mainnya sudah dikunci melalui Perwal, termasuk daftar menunya sudah ditentukan," katanya.

"Jadi, tidak begitu saja uang dikasih ke RT RW, nanti tidak terkelola dengan baik. Akan difokuskan ke infrastruktur wilayah plus penanganan sampah," jelasnya.

Dengan perubahan ini, dirinya berharap dana PPM dapat digunakan secara lebih efektif dan tepat sasaran, terutama untuk pembangunan infrastruktur di tingkat wilayah dan penanganan masalah sampah yang semakin mendesak.
 
"Pemkot Cimahi optimistis dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi kota dan masyarakatnya," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani