Tak Hanya KDM, Komisi I DPRD KBB Bakal Panggil Eiger untuk Perjelas Kronologi Perizinan Eiger Camp di Desa Karyawangi
Persoalan pembukaan lahan Eiger Camp di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menuai sorotan dari berbagai pihak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Persoalan pembukaan lahan Eiger Camp di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menuai sorotan dari berbagai pihak.
Salah satunya, Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berencana memanggil pihak PT Eiger yang disebut-sebut telah mengantongi izin pembangunan wisata tersebut.
"Betul, kita berencana memanggil pihak Eiger untuk memperjelas kronologis perizinannya," kata Ketua Komisi I DPRD KBB, Sandi Supyandi, Senin 31 Maret 2025.
Sandi menjelaskan, kemarin Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi sudah meninjau langsung dan mempertanyakan mengapa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memberikan izin pembangunan wisata Eiger Camp.
Oleh karena itu, tegas Sandi, pihaknya bakal menggali terlebih dahulu proses perizinannya dari awal.
"Itu kita lakukan supaya tidak ada kesalahpahaman dan membawa kemaslahatan bagi semua pihak," tegasnya.
"Karena sampai hari ini tidak ada kejelasan dokumen dan kamu akan mengawasi proses pemberian izinnya," sambungnya.
Sandi menyebut, DPRD KBB bakal banyak mempertanyakan kronologis dan berapa kali survei lapangan yang dilakukan oleh pemberi izin.
"Karena bukan hanya di atas kertas dalam bentuk administrasi saja. Sebab, ini akan juga membawa dampak yang berkepanjangan terhadap ranah hukum," sebutnya.
Sehingga, tegas Sandi, tidak boleh ada kerugian dari pelayanan publik yang keluar menjadi secarik yang bahkan bisa membawa kemudaratan.
"DPRD akan memanggil pihak-pihak terkait dan memastikan ke lapangan," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung lokasi pembukaan lahan wisata Eiger Camp di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Hal itu terungkap dalam unggahan pribadi orang nomor satu di Jawa Barat yang diposting pada Sabtu 29 Maret 2025.
"Ini saya sudah berada di posisi kaki Gunung Burangrang dan sebagian wilayah Tangkuban Parahu," kata Dedi dalam postingannya.
"Kan di sana ya pak ya? Tangkuban Parahu, ini Situ Lembang," sambungnya.
Dedi mengatakan, area tersebut dikelola PT Eiger dan Kerja Sama Operasional (KSO) PTPN. "Sudah berdiri bangunan rangka baja dan ini sudah ditutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat.
"Dan yang menjadi problem pasti izinnya sudah keluar," katanya.
Nanti, sambung Dedi, dirinya bakal meneliti mengapa izin pembukaan lahan tersebut keluar dan bakal mempertanyakan mengapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat memberikan izin.
Padahal, sambung Dedi, Situ Lembang itu areal yang sakral bagi latihan Kopassus.
"Jadi daerah ini semestinya tidak berubah dia harus menjadi pohon-pohon hutan yang lebat karena ini kaki-kakinya," sebutnya.*** (agus satia negara)
Editor : Bsafaat


