Teganya, Selama Tiga Bulan ART di Cilame Ini Disekap dan Dianiaya

Sudah mengabdi berbulan-bulan, YK dan LS masih tega menyekap dan menyiksa ART berinisial R. Peristiwa itu bahkan berlangsung tiga bulan.

Teganya, Selama Tiga Bulan ART di Cilame Ini Disekap dan Dianiaya
Polisi menggelar ekspos tentang kasus penganiayaan ART yang terjadi di Desa Cilame, Kabupaten Bandung Barat,

INILAHKORAN, Ngamprah – Sudah mengabdi berbulan-bulan, YK dan LS masih tega menyekap dan menyiksa ART berinisial R. Peristiwa itu bahkan berlangsung tiga bulan.

“Penyekapan dan penganiayaan terhadap korban R terjadi kurang lebih tiga bulan. Kami masih dalami penyebab dan bagaimana peristiwa itu terjadi,” kata Wakapolres Cimahi, Kompol Niko Nurallah Adi Putra di Mapolres Cimahi, Senin 31 Oktober 2022.

Penyekapan dan penganiayaan terhadap ART berinisial R (29) itu terjadi di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Pihak kepolisian sudah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk penganiayaan. Barang bukti itu antara lain panci, teflon, dan sapu yang sudah patah.

"Barang bukti tersebut kami amankan karena terkait dengan tindak pidana tersebut," sebutnya.

Meski melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban R, YK dan LS tetap memberikan gaji ART-nya itu. Gaji itu rutin mereka berikan saban bulan.

Ia menambahkan, agenda terdekat yang bakal dilakukan, yakni proses penyidikan untuk bisa memproses tindakan apa saja yang dilakukan. Termasuk, traumatik healing.

“Semua itu masuk agenda. Namun, kalau dirasa perlu akan dilakukan oleh penyidik,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Cimahi mengamankan dua pelaku penyekapan dan penganiayaan seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kedua pelaku penganiayaan dan penyekapan berinisial YK dan LS (29).*** (agus satia negara).


Editor : Zulfirman