Tertunda Satu Tahun, Pemda KBB Alokasikan Anggaran Rp 15 Miliar untuk Bonus Atlet
Persoalan bonus atlet yang sempat menuai polemik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya mulai menemui titik terang usai Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk para pahlawan olahraga tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Persoalan bonus atlet yang sempat menuai polemik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya mulai menemui titik terang usai Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk para pahlawan olahraga tersebut.
Seperti diketahui, pemberian bonus atlet bagi peraih medali pada Porprov 2022, Peparda 2022, Sea Games Kamboja 2023, dan Asian Games Tiongkok 2022 yang pelaksanaannya di tahun 2023 sempat tertunda selama satu tajun lantaran keterbatasan anggaran baru sanggup membayar 25 persen dari total bonus yang dijanjikan.
"Bonus ini untuk atlet peraih medali Total anggaran yang disiapkan dalam APBD 2024 KBB sebesar Rp15 miliar," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB, Imam Santoso kepada wartawan.
Imam menyebut, bonus bagi atlet perorangan peraih medali emas Rp50 juta, untuk atlet yang bermain ganda atau dobel mendapat Rp 35 juta, dan beregu Rp 25 juta.
Kemudian, untuk peraih perak perorangan Rp 50 juta, untuk atlet ganda Rp 20 juta, dan perak beregu Rp 15 juta.
"Sedangkan peraih perunggu perorangan Rp 15 juta, atlet dobel atau ganda Rp 10 juta, dan beregu Rp 10 juta," sebutnya.
Tak hanya itu, sambung Imam, bonus juga diberikan kepada pelatih yang atletnya meraih medali emas sebesar Rp 35 juta, perak Rp 20 juta dan perunggu Rp 15 juta. Sementara itu, asisten pelatih mendapat bonus Rp7,5 juta, dan mekanik Rp5 juta.
"Insya Allah jika semua berjalan lancar, harapannya akan diberikan sebelum Idulfitri atau bulan puasa mendatang," ujarnya.
"Kami pun sebenarnya dari dulu ingin segera membayarkan bonus bagi atlet dan pelatih, namun karena keterbatasan anggaran sehingga tertunda sampai setahun," paparnya.
Menurutnya, salah satu penyebab tertundanya pembayaran bonus atlet Porprov 2022 lantaran waktu pelaksanaannya di akhir tahun.
Sementara, penyusunan perencanaan anggaran 2023 sudah selesai pada Juli-Agustus.
"Kita kan gak tahu berapa medali yang akan diraih. Makanya ketika itu hanya dianggarkan Rp 5 miliar, tapi kenyataannya medali yang diraih jauh lebih banyak," ujarnya.
"Hitungan kita, bonus untuk Porprov , Peparda, Sea Games, dan Asian Games totalnya mencapai Rp 20 miliar, sementara yang baru dibayarkan 25 persennya," sambungnya
Diketahui, pada Porprov Jabar 2022 kontingen KBB meraih 49 medali emas, 72 medali perak, dan 108 medali perunggu atau total 229 medali.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana

