Terus Bertambah, 64 Petugas Penyelenggara Pemilu 2024 di KBB 'Tumbang' Akibat Kelelahan
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali mencatat adanya penambahan petugas penyelenggara Pemilu 2024 di KBB yang harus mendapatkan penanganan medis akibat kelelahan saat bertugas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali mencatat adanya penambahan petugas penyelenggara Pemilu 2024 di KBB yang harus mendapatkan penanganan medis akibat kelelahan saat bertugas.
Berdasarkan Data Fasyankes Online (DFO) dari tanggal 13-16 Februari 2024 total tercatat ada 64 petugas penyelenggara Pemilu 2024 di KBB yang mengalami kelelahan.
Kendati begitu, hingga kini tidak ada laporan ada petugas penyelenggara Pemilu 2024 di KBB yang meninggal dunia karena kelelahan.
Kepala Dinkes KBB Hernawan Widjayanto mengatakan, petugas penyelenggara Pemilu 2024 di KBB yang mengalami kelelahan itu terdiri dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa, Panitia Kecamatan (PPK), hingga penjaga keamanan atau Linmas.
"Mereka yang sakit dan mengeluh kelelahan dirawat di 32 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah KBB," kata Hernawan kepada wartawan.
Secara rinci, sebut Hernawan, 64 petugas penyelenggara Pemilu 2024 di KBB yang mengalami kelelahan itu didominasi oleh KPPS dengan jumlah sebanyak 39 orang, disusul PPS 8 orang, PPK 5 orang dan Linmas 4 orang.
"Kemudian pemilih atau masyarakat 2 orang, dan 6 orang petugas lainnya," sebutnya.
Hernawan menjelaskan, jika mengacu kepada hasil diagnosa yang paling banyak adalah karena myalgia atau nyeri otot akibat kondisi tertentu 18 orang, malaise dan fatigue atau kelelahan 6 orang.
"Lalu, headache atau sakit kepala 6 orang, essential hypertension atau peningkatan tekanan darah 4 orang, dan gastritis atau gangguan pencernaan 3 orang," jelasnya.
"Paling banyak memang petugas KPPS karena mereka bekerja sudah melakukan persiapan-persiapan sejak H-1 sebelum hari pemungutan suara," sambungnya.
Tak hanya itu, dari 62 petugas penyelenggara Pemilu 2024 di KBB yang sakit ada dua orang dirawat di fasilitas kesehatan yang berada di luar Bandung Barat. Yakni satu KPPS di Klinik Amanah Kota Cimahi dan satu KPPS lagi dirujuk ke Rumah Sakit Dustira.
"Seluruh petugas Pemilu yang mengeluhkan sakit mayoritas dinyatakan sembuh," ucapnya.
Sekarang, tambah Hernawan, hanya tinggal satu orang yang masih dirawat, yakni seorang KPPS yang dirujuk di RS Dustira.
"Yang 63 orang sudah sembuh, tinggal satu KPPS masih menjalani perawatan di RS Dustira," tandasnya. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


