Total Pendapatan Taylor Swift Mengejutkan saat Dia Dapat Rp276 Miliar dari The Eras Tour per Malam
Taylor Swift dipredisi bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp40,5 triliaun saat dia dimetahui mendapat Rp276 miliar per malamnya dari The Eras Tour.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Taylor Swift telah menjadi salah satu penyanyi paling berpengaruh di dunia hingga beberapa pemerintah Asia berebut akan kehadirannya di negara mereka.
Jika berbicara tentang tur artis paling berpengaruh di dunia saat ini, kebanyakan orang pasti akan menyebut The Eras Tour milik Taylor Swift.
Dimulai pada Maret 2023, The Eras Tour benar-benar telah menyapu negara di seluruh dunia, mengubah setiap kota yang dikunjunginya menjadi festival akbar bagi seluruh masyarakat.
The Eras Tour tidak hanya menjadi tur yang sangat sukses bagi Taylor Swift, tetapi juga membantu mendefinisikan ulang pengalaman menonton konser, menciptakan peningkatan ekonomi dan pariwisata yang besar di setiap lokasi yang dikunjunginya.
Variety baru-baru ini menerbitkan artikel panjang tentang The Eras Tour, termasuk penyelidikan terperinci tentang total Pendapatan yang akan diperoleh Taylor Swift pada akhir tur legendaris ini pada bulan Desember 2024 di Vancouver, Kanada.
Variety mencatat bahwa meskipun Taylor Swift dan timnya telah mengonfirmasi mereka tidak akan mengungkapkan angka Pendapatan dan Penjualan Tiket untuk The Eras Tour, dapat dipastikan bahwa ini adalah tur tersukses sepanjang masa.
Terlepas dari statistiknya, Taylor Swift tidak diragukan lagi telah melampaui angka Rp16,2 Triliun.
Billboard memperkirakan total Pendapatan yang terkumpul sekitar Rp14,6 Triliun untuk pertunjukan tersebut pada akhir tahun 2023, melampaui angka Rp16,2 Triliun setelah berlanjut dari April 2024.
Sementara itu, Pollstar memperkirakan Taylor Swift melampaui Rp16,2 Triliun pada akhir tahun lalu.
Tidak peduli bagaimana perkiraannya, Taylor Swift membutuhkan waktu kurang dari setahun untuk memecahkan rekor sebelumnya sebesar Rp15,2 Triliun yang ditetapkan oleh Tur Farewell Yellow Brick Road milik Elton John, yang berlangsung hampir tiga tahun.
Taylor Swift tampil di hadapan penonton terbesar sepanjang kariernya (96.000 penonton) di Melbourne selama The Eras Tour.
Seorang sumber yang dekat dengan tim produksi The Eras Tour mengonfirmasi kepada Variety bahwa Pendapatan rata-rata Per malam setiap pertunjukan adalah sekitar 14-17 juta USD.
Perlu dicatat, angka ini tidak termasuk Pendapatan dari "pasar gelap" tempat Tiket dijual kembali di platform seperti Vivid Seats atau StubHub, yang seringkali dengan harga jauh lebih tinggi daripada harga aslinya.
Taylor Swift memperoleh rata-rata Rp227 Miliar - Rp276 Miliar Per malam untuk The Eras Tour.
Dengan Pendapatan rata-rata ini, hingga akhir The Eras Tour, total Pendapatan Tiket yang akan diperoleh Taylor Swift bisa mencapai Rp32,4 Triliun - Rp40,5 Triliun, angka yang "belum pernah terjadi sebelumnya" dalam sejarah musik.
Belum lagi ratusan juta yang diperoleh dari Penjualan barang dagangan resmi di tempat pertunjukan. Selain itu, film tentang The Eras Tour telah meraup Rp4,3 Triliun secara global.
Dedikasi Taylor Swift pada musik telah membuahkan hasil, menjadikannya artis terkaya di dunia dengan kekayaannya yang sepenuhnya diperoleh dari bermusik dan tampil.
Setelah The Eras Tour, mungkin akan butuh waktu lama sebelum umat manusia menyaksikan tur dengan dampak yang luar biasa seperti itu lagi.***
Editor : Irma Nurfajri


