Viral Keluarga Kades di Garut Diduga Intimidasi Warga yang Kritik Dana Desa

Seorang warga gang mengkritik dana desa mendapat intimidasi dari beberapa orang yang diduga keluarga kades.

Viral Keluarga Kades di Garut Diduga Intimidasi Warga yang Kritik Dana Desa
viral dugaan intimidasi di Garut

INILAHKORAN.ID - Sebuah video amatir yang memperlihatkan dugaan intimidasi terhadap seorang warga di Desa Panggaleh, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, viral di media sosial dan menuai sorotan publik.

Video tersebut diunggah melalui akun Facebook milik Holis Muhlisin dan menyebar luas setelah dibagikan ulang oleh sejumlah akun informasi daerah.

Dalam unggahannya, warga tersebut mengaku mendapat tekanan setelah menyampaikan kritik terkait pembangunan desa yang dinilai tidak maksimal, khususnya soal kondisi jalan rusak serta rencana perbaikan yang belum terealisasi.

“Akibat saya mengkritik kebijakan dan memposting jalan rusak di Desa Panggaleh,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Diduga Libatkan Keluarga Kepala Desa

Berdasarkan keterangan yang beredar, intimidasi tersebut diduga dilakukan oleh anggota keluarga kepala desa setempat. Dalam rekaman video, suasana tampak memanas ketika seorang pria diduga menyudutkan korban dengan nada menantang, mempertanyakan maksud di balik unggahan keluhan tersebut di media sosial.

Situasi semakin tegang saat seorang perempuan terdengar melontarkan kata-kata kasar, yang membuat suasana dalam rekaman terlihat emosional dan penuh tekanan.

Sorotan Publik dan Media Sosial

Viralnya video ini memicu beragam reaksi warganet. Banyak pihak menilai kritik terhadap penggunaan dana desa dan pembangunan infrastruktur merupakan hak warga negara dan bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin undang-undang.

Sejumlah komentar juga mendesak agar pihak berwenang, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, menelusuri kebenaran peristiwa tersebut guna mencegah terulangnya intimidasi terhadap warga yang menyampaikan aspirasi.

Menunggu Klarifikasi Resmi
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah desa maupun aparat terkait mengenai dugaan intimidasi tersebut. Publik pun menantikan klarifikasi untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya serta langkah penyelesaian yang akan diambil.


Editor : Firda Rachmawati