Viral Pemukulan Sesama Bobotoh Saat Konvoi Juara, Viking Persib Club Pecat Pelaku
Viking Persib Club (VPC) resmi memecat dan mencabut kartu keanggotaan oknum suporter dari distrik Viking Frontline & United Colors of Bobotoh pelaku pemukulan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Menanggapi insiden kekerasan yang mencederai momen perayaan juara, Viking Persib Club (VPC) resmi mengeluarkan pernyataan tegas.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi Ketua Umum VPC, Tobias Ginanjar, kelompok suporter terbesar Persib Bandung ini mengutuk keras aksi pemukulan yang terjadi di tengah-tengah konvoi juara tersebut.
Insiden pemukulan terhadap sesama Bobotoh ini sempat viral dan memicu kemarahan publik di media sosial. Pihak manajemen Viking menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi siapapun pelaku kekerasan di lingkungan mereka.
Identitas Distrik Pelaku dan Sanksi Tegas Pemecatan
Berdasarkan hasil penelusuran internal yang dilakukan oleh pengurus pusat VPC, terduga pelaku pemukulan diketahui merupakan anggota yang berasal dari dua distrik, yaitu Viking Frontline dan United Colors of Bobotoh.
Sebagai bentuk tindakan tegas terhadap pelanggaran aturan organisasi, Viking Persib Club resmi menjatuhkan sanksi berat bertepatan pada hari ini, Kamis, 28 Mei 2026.
"Terkait hal tersebut, pada hari ini (Kamis, 28 Mei 2026) para pelaku dicabut kartu keanggotaannya karena dianggap telah melakukan pelanggaran berat terhadap aturan organisasi," tulis pernyataan resmi tersebut.
Selain pemecatan secara tidak hormat, VPC juga telah memanggil oknum-oknum yang bersangkutan untuk meminta pertanggungjawaban langsung, serta mewajibkan mereka menemui pihak keluarga korban guna menyampaikan permohonan maaf.
Tidak Ada Bantuan Hukum, Serahkan Sepenuhnya ke Polisi
Tobias Ginanjar menegaskan bahwa tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum tersebut sama sekali tidak mencerminkan sikap organisasi secara keseluruhan.
Secara umum, pawai dan konvoi juara Persib Bandung kemarin malam berlangsung dengan tertib, damai, dan penuh kegembiraan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan hukum, Viking Persib Club menyatakan tidak akan memberikan pendampingan atau intervensi hukum apa pun kepada para pelaku.
Kasus ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
"Tidak boleh ada tempat untuk pelaku kekerasan walaupun itu teman/circle terdekat sekalipun," tegas Tobias Ginanjar melalui takarir (caption) unggahannya.
Di akhir pernyataannya, Viking Persib Club mengimbau kepada seluruh Bobotoh di mana pun berada untuk tetap menjaga kondusivitas, menahan diri, dan terus mempererat tali silaturahmi antarsesama suporter demi mencegah meluasnya hal-hal yang tidak diinginkan.
Editor : Firda Rachmawati


