Volume APBD Perubahan Terkoreksi Naik di RKUA-PPAS, Alokasikan untuk RKB Rp1 Triliun

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DPRD sepakat tetapkan RKUA-PPAS APBD Perubahan 2025, melalui rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis 7 Agustus 2025 lalu.

Volume APBD Perubahan Terkoreksi Naik di RKUA-PPAS, Alokasikan untuk RKB Rp1 Triliun
Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DPRD sepakat tetapkan RKUA-PPAS APBD perubahan 2025, melalui rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis 7 Agustus 2025 lalu.

Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara mengungkapkan, dari penetapan tersebut volume APBD perubahan 2025 mengalami peningkatan. Semula Rp31,6 triliun, naik menjadi sekitar Rp32,8 triliun atau naik Rp1,13 triliun.

Peningkatan volume ini kata Iswara, dipengaruhi beberapa sebab, seperti peningkatan pendapatan, dana transfer dan lainnya.

“Pendapatan ada peningkatan, yang semula Rp19,3 menjadi Rp19,34. Kemudian pada pendapatan transfer yang semula Rp11,06 menjadi Rp11,3 triliun. Jadi ada penambahan sekitar Rp64 miliar. Kemudian ada juga pos lain yang bertambah,” ujar Iswara dikutip Minggu 10 Agustus 2025.

Senin besok 11 Agustus 2025 lanjut dia, RKUA-PPAS yang sudah ditetapkan ini akan kembali dibahas melalui RAPBD Perubahan 2025. 

Dia melanjutkan, dalam APBD perubahan 2025 yang akan ditetapkan kelak, prioritas utama Jabar masih di infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, penerangan jalan umum (PJU), fasilitas layanan kesehatan dan pendidikan.

Untuk pendidikan, ruang kelas baru (RKB) akan diakselerasi di APBD perubahan 2025. Iswara mengatakan, Rp1 triliun dialokasikan untuk membangun sekitar 600-900 RKB pada tahun ini. Nilai ini kata dia, di luar anggaran untuk pembangunan unit sekolah baru (USB).

"Satu titiknya (RKB) sekitar Rp400 juta. Untuk ruang kelas baru, toilet juga mebelernya," ucapnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti