Wali Kota Bandung Keluhkan Penyapu Jalan, DLH Siapkan Sistem Digital Monitoring

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat standar kebersihan jalan dengan menargetkan penyapuan jalan selesai sebelum pukul 06.00 WIB.

Wali Kota Bandung Keluhkan Penyapu Jalan, DLH Siapkan Sistem Digital Monitoring
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat standar kebersihan jalan dengan menargetkan penyapuan jalan selesai sebelum pukul 06.00 WIB.

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat standar kebersihan jalan dengan menargetkan penyapuan jalan selesai sebelum pukul 06.00 WIB, bahkan idealnya pukul 05.30 WIB. Kebijakan, diambil menjaga citra Kota Bandung tetap bersih pada jam-jam awal sebelum aktivitas warga mulai meningkat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto mengatakan, adanya evaluasi dari wali kota terkait kinerja petugas penyapu jalan yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Terutama dari sisi efektivitas dan ketepatan waktu.

“Terkait penyapu jalan, ada keluhan dari wali kota karena hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen penyapuan jalan masih perlu diperbaiki. Terutama dalam hal efektivitas, dan ketepatan waktu,” kata Darto, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, DLH Kota Bandung saat ini tengah menyiapkan sistem pemantauan yang lebih presisi memastikan titik-titik kritis kebersihan kota dapat terpantau lebih cepat. “Kami sedang menyiapkan sistem pemantauan yang lebih presisi, agar titik-titik kritis bisa terpantau lebih cepat,” ucapnya.

Saat ini, sistem pengawasan masih dilakukan secara sampling. Namun ke depan, pihaknya berencana menerapkan sistem pemantauan digital agar kinerja petugas dapat terukur secara lebih akurat.

“Saat ini masih dalam tahap sampling. Selanjutnya akan dibuat sistem pemantauan digital agar kinerja dapat terpantau secara akurat,” ujar dia.

Darto menegaskan, ketepatan waktu menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan kota. Karena selisih waktu satu jam saja, dapat memengaruhi kondisi jalan yang terlihat masyarakat.

“Karena dalam penyapuan jalan, ketepatan waktu sangat krusial. Perbedaan satu jam saja, sangat berpengaruh terhadap kondisi kota,” jelasnya.

Dia mencontohkan, jika penyapuan selesai pada pukul 05.30 WIB. Maka jalan sudah bersih sebelum warga beraktivitas. Namun jika baru selesai pukul 06.30 WIB, kondisi jalan kotor bisa lebih dulu terlihat masyarakat.

“Arahan wali kota sangat jelas, bahwa kebersihan jalan harus selesai maksimal pukul 06.00, bahkan idealnya pukul 05.30,” tutur dia.

Saat ini, lebih dari 600 petugas penyapu jalan dikerahkan menjaga kebersihan jalan protokol di Kota Bandung. Mereka mulai bekerja sejak pukul 04.00 WIB dini hari. “Jumlah petugas penyapu jalan ada lebih dari 600 orang, di luar gaslah. Mereka bertugas membersihkan jalan protokol,” ucapnya.

Pihaknya juga tengah mengupayakan integrasi dengan petugas wilayah, atau Gober agar cakupan kebersihan kota lebih terpetakan secara menyeluruh. “Sedang diupayakan integrasi dengan petugas wilayah (Gober), agar seluruh area bisa terpetakan dengan lebih baik,” ujar dia.

Di beberapa kawasan ditambahkan Darto, pola kerja bahkan dibagi dalam hingga tiga shift seperti di kawasan Braga yang menjadi pusat aktivitas dan destinasi wisata. “Ada beberapa lokasi bahkan sampai tiga shift, seperti di kawasan Braga. Di area tersebut, pembersihan dilakukan tanpa mengenal hari libur,” tandasnya.***


Editor : JakaPermana