Wapres Gibran Sosialisasikan Makan Bergizi Gratis dan Mitigasi Bencana di Lingkungan Pendidikan di Bogor

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan sosialisasi makan bergizi gratis dan mitigasi bencana alam di lingkungan sekolah, atau lembaga pendidikan. 

Wapres Gibran Sosialisasikan Makan Bergizi Gratis dan Mitigasi Bencana di Lingkungan Pendidikan di Bogor
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan sosialisasi makan bergizi gratis dan mitigasi bencana alam di lingkungan sekolah, atau lembaga pendidikan di Muhammadiyah Boarding School Ki Bagus Hadikusumo, di Desa Jampang, Kemang, Kabupaten Bogor, Rabu 11 Desember 2024.

INILAHKORAN, Bogor - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan sosialisasi makan bergizi gratis dan mitigasi bencana alam di lingkungan sekolah, atau lembaga pendidikan. 

Kegiatan sosialisasi terkait makan bergizi gratis dan mitigasi bencana alam di lingkungan sekolah atau pendidikan tersebut, dilakukan saat Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Muhammadiyah Boarding School Ki Bagus Hadikusumo di Desa Jampang, Kemang, Kabupaten Bogor, Rabu 11 Desember 2024. 

"Hari ini saya melihat sosialisasi makan bergizi gratis di Muhammadiyah Boarding School Ki Bagus Hadikusumo. Pemberian makan bergizi gratis ini tiga kali sehari (karena di Pondok Pesantren)," kata Gibran Rakabuming Raka kepada wartawan.

Gibran Rakabuming Raka menuturkan beberapa hari lalu banyak terjadi bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir dan angin puting beliung serta kebakaaran.

"Hari ini saya juga sekalian melihat mitigasi bencana alam, kami harapkan para santri peduli akan hal itu dan bisa mengantisipasi apabila suatu saat terjadi bencana alam, baik itu genpa bumi, kebakaran maupun lainnya," tutur anak sulung Presiden  ke-7 Joko Widodo tersebut.

Kepala Satlak BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat menjelaskan bahwa mitigasi bencana alam di lingkungan sekolah terus dilakukan, apalagi Kabupaten Bogor dan sekitarnya berpotensi terdampak bencana hidrometereologi basah.

"Kabupaten Bogor maupun Jawa Barat hingga awal Januari akan memasuki puncak ancaman bencana hidrometereologi basah, megathrust dan sesar baribis oleh itu kami mensosialisasikan mitigasi bencana alam dan membentuk satuan pendidikan aman bencana (SPAB)," jelas Ade Hasrat.

Dengan upaya mitigasi, maka santri siap dalam menghadapi bencana alam dan membantu menyelamatkan dirinya, kawan - kawannya maupun guru - gurunya.

"Kami berharap tidak terjadi bencana alam, tetapi apabila itu terjadi, para santri maupub masyarakat luas siap menghadapinya," imbuhnya. 

Dalam kunjuungan tersebut, Gibran didampingi langsung oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin Triadi, Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Forkopimda Jawa Barat dan Forkopimda Kabupaten Bogor. ***


Editor : Ahmad Sayuti