Wujud Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, TPS Gedebage Mampu Menglah 20 Ton Sampah Saban Hari

Pengelolaan sampah di Kota Bandung kini menunjukkan hasil positif berkat kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta. Salah satu contohnya yakni pengoperasian TPS Gedebage yang saat ini mampu mengolah hingga 20 ton sampah setiap hari.

Wujud Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, TPS Gedebage Mampu Menglah 20 Ton Sampah Saban Hari
Direktur Utama PT Prosignal Karya Lestari Aldi Ridwansyah mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah melalui skema tipping fee. Yaitu pembayaran jasa pengelolaan sampah yang diberikan kepada pengelola TPS Gedebage. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Pengelolaan sampah di Kota Bandung kini menunjukkan hasil positif berkat kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta. Salah satu contohnya yakni pengoperasian TPS Gedebage yang saat ini mampu mengolah hingga 20 ton sampah setiap hari.

Direktur Utama PT Prosignal Karya Lestari Aldi Ridwansyah mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah melalui skema tipping fee. Yaitu pembayaran jasa pengelolaan sampah yang diberikan kepada pengelola TPS Gedebage.

"Kita dari pihak pengelola TPS Gedebage menerima tipping fee dari pemerintah. Masyarakat tidak perlu bayar. Semuanya ditanggung pemerintah," kata Aldi Ridwansyah, Selasa 12 Agustus 2025.

Menurutnya, saat ini TPS Gedebage menerima sampah dari Pasar Gedebage, Pasar Ujungberung, pedagang pasar tumpah, serta dari lima RW di Kelurahan Mekarmulya dan wilayah Cepadung Wetan. Volume sampah yang masuk berkisar antara 15 hingga 20 ton per hari, dengan mayoritas merupakan sampah organik dan domestik.

Seluruh sampah tersebut diproses menggunakan teknologi biodrying untuk mengurangi bau dan mempercepat penguraian. Setelah melalui proses ini, sampah kemudian dipilah kembali untuk pengolahan lanjutan.

"Alhamdulillah, sekarang tidak ada lagi tumpukan sampah yang berhari-hari seperti dulu. Kalau pun ada sampah, itu pasti baru," ucapnya.

Menurutnya, keberadaan TPS Gedebage tidak hanya membantu menjaga kebersihan pasar dan lingkungan sekitar. Tetapi juga meringankan beban tempat pembuangan akhir (TPA). Pemerintah daerah pun disebut terus berkoordinasi untuk memperluas cakupan wilayah yang bisa dilayani oleh TPS ini.

"Insyaallah kami sedang koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung agar pengolahan, khususnya sampah organik bisa terus dimaksimalkan di sini," ujar dia.


Editor : Doni Ramdhani