Zona Merah Semeru Jadi Tontonan, BNPB Imbau Warga Tak Datang ke Lokasi Erupsi

Banyak warga yang menjadikan lokasi erupsi Semeru sebagai tontonan, BNPB pun akhirya mengeluarkan imbauan.

Zona Merah Semeru Jadi Tontonan, BNPB Imbau Warga Tak Datang ke Lokasi Erupsi
bekas erupsi semeru jadi tontonan

INILAHKORAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan imbauan tegas agar warga tidak memasuki kawasan terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

Lonjakan pengunjung yang datang hanya untuk melihat kondisi pascaerupsi membuat wilayah rawan tersebut berubah menjadi tontonan publik, padahal area itu masih tergolong zona merah yang sangat berbahaya.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang untuk segera memasang banner larangan berwisata di seluruh area terdampak.

“Saya meminta pemerintah daerah memasang banner larangan wisata di wilayah terdampak, agar masyarakat tetap aman dan fokus pada pemulihan dan bantuan yang sedang berlangsung,” ujarnya dalam rapat evaluasi Posko Penanganan Darurat di Kecamatan Candipuro, Minggu.

Raditya menegaskan bahwa tindakan warga yang sengaja datang ke lokasi bencana berpotensi mengganggu jalannya evakuasi, membahayakan keselamatan diri, serta memperlambat proses pemulihan.

Menurutnya, kawasan terdampak awan panas dan material vulkanik masih tidak stabil. Masih terdapat potensi guguran, aliran lahar, hingga gas berbahaya yang tidak boleh dianggap remeh.

Selain larangan masuk zona merah, BNPB juga menekankan perlunya penguatan media center agar informasi terkait kondisi Semeru dapat tersampaikan secara cepat dan akurat. Informasi publik yang valid, kata Raditya, sangat penting untuk membantu warga mengambil keputusan aman dan memaksimalkan distribusi bantuan.

“Informasi yang jelas dan terukur memastikan semua pihak tetap terkoordinasi dan layanan untuk pengungsi berjalan optimal,” tambahnya.


Editor : Firda Rachmawati