1.551 Kursi Masih Kosong, SPMB Semarang 2025 Bakal Buka Gelombang Kedua untuk Jenjang SD
SPMB Semarang masih menyisakan 1.551 kursi kosong, sehingga kemungkinan akan dibuka gelombang kedua.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mencatat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk sekolah dasar (SD) negeri menerima sebanyak 12.925 pendaftar.
Angka itu belum mencapai jumlah daya tampung yang sebesar 14.476, atau masih terdapat 1.551 kursi yang belum terisi.
Saat ini Disdik Kota Semarang tengah menyiapkan petunjuk teknis dan perumusan pembuatan peraturan wali kota(perwal) terkait SPMB untuk SD negeri gelombang kedua. Adapun langkah ini dilakukan karena ada 36 SD yang kekurangan siswa, bahkan masih ada beberapa sekolah yang kosong pendaftar.
"Kami sedang merumuskan pembuatan perwal dan juknis. Rencananya gelombang kedua SPMB untuk SD ini bisa dibuka pekan depan," ucapnya, Kamis (3/7/2025).
Sesuai arahan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, pendaftaran gelombang kedua ini diharapkan bisa mengakomodir masyarakat boro yang ada di sekitar sekolah. Pasalnya, pada tahun ini, aturan dari SPMB berbeda dengan tahun lalu, sehingga warga boro tidak terakomodir
"Arahan Bu Wali, salah satunya untuk mengakomodir anak-anak boro yang belum dapat sekolah. Apalagi tahun ini SPMB sesuai dengan pusat, beda seperti tahun sebelumnya," ucapnya.
Bambang menegaskan, SPMB gelombang kedua dikhususkan untuk 36 sekolah yang masih kekurangan kuota siswa dan dilakukan secara online. "Nanti tetap online, dan hanya khusus 36 SD yang kuotanya belum penuh," katanya
Nantinya, jika setelah dibuka gelombang kedua, masih banyak SD Negeri kosong, maka pihaknya akan melakukan evaluasi. Selain itu, Disdik juga akan berkonsultasi ke kementerian terkait kebijakan untuk SPMB tahun berikutnya.
Editor : Firda Rachmawati


