1.847 Warga Bekasi Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir, Hari Ini BPBD Jabar Dirikan Dapur Umum
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat, ada 1.847 jiwa warga Kabupaten Bekasi terpaksa mengungsi, akibat banjir yang terjadi pada Senin 7 Juli 2025 malam lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat, ada 1.847 jiwa warga Kabupaten Bekasi terpaksa mengungsi, akibat banjir yang terjadi pada Senin 7 Juli 2025 malam lalu.
Pranata Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan, banjir terjadi akibat meluapnya daerah aliran sungai yang akhirnya menggenangi 23 desa di 13 kecamatan.
Total ada 11.096 warga atau 2.774 KK terdampak, akibat bencana tersebut dan 1.847 diantaranya terpaksa mengungsi ke enam titik yang lebih aman.
"Total 1.847 jiwa atau 463 KK, yang mengungsi ke enam titik lokasi pengungsian," ujar Hadi saat dihubungi, Rabu 9 Juli 2025.
Hadi menerangkan, banjir di Kabupaten Bekasi terjadi imbas dari hujan deras yang terjadi pada malam hingga dini hari. Akibatnya, volume debit air sungai meluap hingga merendam permukiman warga.
Lebih lanjut, ketinggian air banjir di sejumlah wilayah bervariasi mulai dari 30 centimeter hingga 1 meter.
BPBD Jabar pun telah melakukan kajian cepat dengan mengevakuasi warga, serta mengirimkan bantuan logistik berupa makanan hingga alat kebersihan.
"Ada mie instan, air bersih, alat kebersihan, paket sembako untuk warga terdampak dan lain sebagainya," ucapnya.
Hadi menambahkan, pihaknya pun akan mendirikan dapur umum pada hari ini, untuk membantu kebutuhan makanan bagi warga terdampak.
"Sebagai upaya lanjutan, kami berencana dirikan dapur umum hari ini, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang masih terdampak banjir," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti


