1.950 Hektare Sawah Terancam Kekeringan, Dadang Minta Irigasi Dinormalisasi
Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta seluruh OPD bergerak cepat menghadapi kekeringan yang berpotensi mengganggu sektor pertanian di Kabupaten Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat menghadapi ancaman kekeringan yang berpotensi mengganggu sektor pertanian di Kabupaten Bandung.
Dadang menegaskan, kedisiplinan, evaluasi kinerja, dan sinergitas antar-OPD menjadi kunci agar penanganan dampak musim kemarau dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
Secara khusus dia menginstruksikan Dinas Pertanian serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk segera melakukan normalisasi saluran irigasi sekaligus memetakan kebutuhan air di sejumlah lahan pertanian.
Berdasarkan data Lahan Baku sawah (LBS) Kabupaten Bandung yang mencapai sekitar 27.800 hektare, sebanyak 1.950 hektare di antaranya kini berada dalam kondisi waspada hingga terancam mengalami kekeringan.
“Kita harus bergerak cepat. Sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan secepat mungkin,” kata Dadang di Soreang, Kamis (27/8/2026).
Dadang meminta Dinas PUTR dan Dinas Pertanian segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mempercepat normalisasi Daerah Irigasi (DI) serta menyiapkan skema pompanisasi.
“Potensi puluhan ribu hektare lahan sawah ini harus kita selamatkan agar produksi pangan tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Dadang, penanganan ancaman kekeringan tidak bisa hanya mengandalkan langkah jangka pendek. Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus memperjuangkan dukungan anggaran untuk normalisasi jaringan irigasi serta memperkuat koordinasi dengan BBWS dan Kementerian Pertanian.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bagi petani sekaligus mempertahankan produktivitas pertanian di tengah musim kemarau.
Dadang menegaskan, pemerintah daerah harus memastikan ancaman kekeringan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, terutama terhadap produksi pangan dan kesejahteraan petani.
“Ini bagian dari upaya kita menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Bandung,” katanya.
Editor : Doni Ramdhani

