Apa Saja yang Bisa Diberikan untuk Fidyah? Simak Bentuk-bentuk dan Cara Memberikannya

fidyah diberikan kepada orang miskin dalam bentuk tertentu sebagai ganti karena tidak bisa melaksanakan ibadah puasa bulan ramadhan.

Apa Saja yang Bisa Diberikan untuk Fidyah? Simak Bentuk-bentuk dan Cara Memberikannya
Apa Saja yang Bisa Diberikan untuk Fidyah? Simak Bentuk-bentuk dan Cara Memberikannya

INILAHKORAN, Bandung - fidyah adalah salah satu bentuk kewajiban yang dikenakan kepada seseorang yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan karena alasan tertentu yang sah menurut syariat.

Sebagai gantinya, fidyah diberikan kepada orang miskin dalam bentuk tertentu. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa saja yang dapat diberikan sebagai fidyah puasa dan cara menunaikannya sesuai syariat Islam.

Apa Saja yang Dapat Diberikan untuk Fidyah?

Islam memberikan kemudahan dalam bentuk fidyah dengan memperbolehkan pemberian berupa makanan pokok atau uang yang setara nilainya. Berikut adalah bentuk-bentuk fidyah yang umum:

  1. Makanan Pokok – Fidyah dapat diberikan dalam bentuk makanan pokok sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat, seperti:

    • Beras di negara yang mayoritas makan nasi.

    • Gandum atau tepung di negara-negara Timur Tengah. – Jumlahnya adalah satu mud (sekitar 0,6 kg atau 600 gram) per hari puasa yang ditinggalkan. Jika ingin memberikan dalam bentuk makanan yang sudah matang, pastikan porsinya mencukupi kebutuhan sehari penuh bagi orang yang menerimanya.

  2. Uang – Sebagian ulama memperbolehkan memberikan fidyah dalam bentuk uang dengan nominal setara harga makanan pokok yang seharusnya diberikan. Hal ini memudahkan penerima untuk membeli makanan sesuai kebutuhannya.

Cara Memberikan Fidyah

  1. Pilih Penerima yang Tepat Fidyah wajib diberikan kepada fakir miskin. Dalam Islam, perhatian kepada kelompok ini sangat ditekankan agar mereka juga merasakan kecukupan dalam kebutuhan hidup.

  2. Tentukan Jumlah Hari yang Harus Ditebus Hitung berapa hari puasa yang ditinggalkan. Misalnya, jika seseorang tidak berpuasa selama 10 hari, maka fidyah yang harus dibayarkan adalah 10 mud makanan pokok atau 10 kali nilai uangnya.

  3. Bisa Dibayar Sekaligus atau Bertahap Fidyah dapat diberikan sekaligus untuk semua hari yang ditinggalkan atau secara bertahap selama bulan Ramadan atau setelahnya.

  4. Niat yang Ikhlas Sebelum memberikan fidyah, niatkan dalam hati bahwa ini adalah bentuk ketaatan kepada Allah untuk menebus kewajiban yang ditinggalkan.


Editor : Firda Rachmawati