ARSENAL 3-0 MAN CITY: Great Gunners
ARSENAL mengalahkan Manchester City di ajang Community Shield. Bukti, The Gunners siap melanjutkan kehebatan mereka di musim baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
Principality Stadium, Cardiff, Minggu (16/8) malam WIB.Sepak bola telah menunjukkan tentang sebuah kematangan dan kesiapan yang jadi penentu segalanya.
Laga baru berjalan 24 detik ketika Riccardo Calafiori menyelinap seperti bayangan di antara lini pertahanan Manchester City. Menerima umpan matang dari pemuda bernama Myles Lewis-Skelly, bek asal Italia itu menyepak bola dengan penuh keyakinan, menaklukkan kiper Gianluigi Donnarumma.
Bagi Calafiori, selebrasi itu bukan sekadar gol pembuka; itu adalah pelukan emosional bagi kerja keras seorang anak muda, Lewis-Skelly, yang memberinya jalan emas.
Bukan cuma Calafiori yang mencuri hati penonton, debut Christos Tzolis bersama Meriam London berjalan bagai mimpi.
Umpan-umpan indahnya memanjakan Kai Havertz untuk mencetak gol kedua lewat sundulan kepala di menit ke-28. Di pinggir lapangan, raut wajah Mikel Arteta berubah dari ketegangan menjadi senyuman tipis penuh kelegaan.
Memasuki paruh kedua, kapten Martin Odegaard melengkapi malam magis Arsenal. Hanya berselang tiga menit pasca-jeda, Odegaard meliuk-liuk melewati hadangan pemain City sebelum menuntaskannya menjadi gol ketiga.
Keunggulan 3-0 seolah mengirim pesan sunyi ke seluruh penjuru Inggris: Arsenal tidak hanya datang untuk bertanding, mereka datang dengan jiwa yang utuh dan lapar akan kemenangan.
Di sisi lain, deretan bintang City seperti Erling Haaland harus tertunduk lesu di bawah gemerlap lampu stadion, menyadari bahwa badai Meriam London kali ini terlalu deras untuk diredam.
Trofi Community Shield ke-18 ini pada akhirnya mendarat di pelukan para pemain Arsenal. Lebih dari sekadar piala di awal musim, kemenangan ini adalah cerita tentang peluh, air mata perjuangan, dan senyuman tulus para pendukung setianya yang mengiringi langkah The Gunners menatap musim baru dengan kepala tegak.
“Itu adalah ujian yang bagus bagi kami untuk memahami sejauh mana posisi kami saat ini. Dan bisa memenanginya dengan cara seperti yang kami lakukan melawan lawan seperti ini, saya rasa itu adalah sebuah apresiasi untuk para pemain,” ujar manajer Mikel Arteta dengan penuh semangat setelah pertandingan, dikutip dari laman resmi Arsenal, Senin (17/8).
Pada laga ini, Arteta memberikan debut kepada Christos Tzolis dan Bruno Guimaraes sebagai starter.
Tzolis bermain penuh dan menyumbang dua assist, sementara Bruno tampil di babak pertama sebelum kemudian digantikan Declan Rice di babak kedua.
Arteta menyebut Tzolis, selain memberikan dua assist, juga terlihat sebagai pemain yang sangat tenang ketika dirinya memasuki atau berada di sekitar kotak penalti.
Sementara untuk Bruno, pelatih asal Spanyol itu melihat gelandang asal Brasil tersebut akan menjadi sosok penting untuk timnya di lini tengah.
“Dan Bruno, Anda bisa merasakan hal itu dengan sangat jelas. Setelah dua atau tiga menit, ketika dia melakukan tekel, Anda bisa melihat bahwa kehadirannya di lapangan akan menjadi sesuatu yang sangat penting,” ucap dia.
Di sisi lain, Manajer Manchester City Enzo Maresca langsung mengalihkan fokus timnya ke laga perdana Liga Inggris setelah dikalahkan Arsenal dengan skor 0-3.
Laga perdana Liga Inggris itu akan datang pada akhir pekan ini, Minggu (23/8) pukul 20.00 WIB, ketika timnya menjamu AFC Bournemouth di Stadion Etihad.
“Kami akan menganalisis pertandingan ini, kesalahankesalahan yang kami lakukan, dan berusaha memperbaikinya. Kemudian mulai Selasa, kami akan fokus pada pertandingan melawan Bournemouth,” ujarnya.
Di laga ini, City unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, namun mereka kalah efektivitas dari Arsenal.
Maresca merasa kekalahan ini salah satunya disebabkan minimnya ketersediaan pemain setelah sebagian besar dari mereka bermain di Piala Dunia 2026.
“Beberapa dari mereka baru mulai berlatih dua atau tiga hari lalu. Jadi, penting bagi mereka untuk mendapatkan menit bermain dan siap menghadapi Premier League,” kata dia.
Sementara itu, sang kapten Ruben Dias mengatakan dirinya frustrasi karena kekalahan ini bukan cara terbaik timnya untuk memulai kompetisi musim baru.
“Jelas, ini tidak cukup baik dan membuat frustrasi.
Terima kasih kepada para penggemar yang datang dari jauh, terima kasih sudah datang sejauh ini,” kata Dias.
“Ini adalah awal musim dan hasil ini tidak cukup baik. Banyak hal yang sedang berubah, tentunya dengan adanya manajer baru juga,” tambah dia. (bsf )
ARSENAL 3-0 MAN CITY Chirstos Tzolis/Man of the Match Menit Main: 90 Assist: 2 Shots: 1 On Goal: 1 Umpan Kunci: 3 Akurasi Umpan: 73,1% Sentuh Bola: 42
DATA FAKTA Waktu: Minggu (16/8) ; Kick Off Pukul 21.00 WIB Tempat: Stadion Principality, Cardiff Wasit: S Barrot Man of the Match: Christos Tzolis Pencetak Gol: Arsenal (Calafiori 1', Havertz 28', Odegaard 48') ; Man City (-) Kartu Kuning: Arsenal (Calafiori, Odegaard) ; Man City (Gvardiol, Foden) Kartu Merah: -
SUSUNAN PEMAIN Arsenal: David Raya, Calafiori (Piero Hincapie 60'), Gabriel Magalhaes, Cristhian Mosquera, Ben White, Myles Lewis-Skelly (Martin Zubimendi 75'), Odegaard (Eberechi Eze 84'), Bruno Guimaraes (Declan Rice 46'), Christos Tzolis, Kai Havertz (Viktor Gyokeres 75'), Noni Madueke (Bukayo Saka 60)
Manchester City: Donnarumma, O'Reilly (Marc Guehi 54'), Gvardiol, Ruben Dias, Khusanov, Kovacic (Nico Gonzalez 79'), Phil Foden (Rayan Cherki 60'), Elliot Anderson (Rico Lewis 60'), Doku (Jack Grealish 46'), Semenyo, Haaland (Omar Marmoush 53')
Editor : Inilahkoran

