Asa Besar Pendiri KBB untuk Jeje dan Asep Ismail Jelang Hari Jadi ke-18

Jelang 18 tahun berdiri, para tokoh pendiri pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tergabung dalam Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) menitipkan ada kepada Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail.

Asa Besar Pendiri KBB untuk Jeje dan Asep Ismail Jelang Hari Jadi ke-18

INILAHKORAN, Ngamprah - Jelang 18 tahun berdiri, para tokoh pendiri pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tergabung dalam Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) menitipkan ada kepada Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail.

Harapan besar untuk bisa mewujudkan cita-cita pembentukan KBB yang selama ini diperjuangkan para pendiri Bandung Barat itu dititipkan dibahu keduanya.

"Tujuan didirikannya Bandung Barat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Ketua P4KBB Yacob Anwar Lewi pada acara Milangkala Ke-4 P4KBB di Sekretariat P4KBB Ruko Jalan Cikupa Cibatu, RT03/RW 06, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, KBB.

Pihaknya optimistis, pasangan yang dijuluki Duo Ismail itu mampu mewujudkan cita-cita pembentukan Kabupaten Bandung Barat.

Di usinya yang menginjak 18 tahun, ungkap Yacob, pihaknya juga menaruh harapan besar kepada Bupati Jeje Ritchie dan Wakil Bupati Asep Ismail. Sehingha, keduanya diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan inklusif dan responsif.

"Pak Jeje harus memiliki jiwa kepemimpinan inklusif, artinya dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan melibatkan semua orang tanpa memandang perbedaan latar belakang, kemampuan, status mereka, dan dukungan saat Pilkada 2024 lalu. Semua rakyat KBB adalah sama yang harus dilayani," jelasnya.

Tak hanya memiliki jiwa kepemimpinan inklusif, sambung Yacob, sebagai kepala daerah Jeje Ritchie Ismail harus responsif terhadap setiap persoalan yang ada di masyarakat sehingga bisa dituntaskan segera.

"Kami berharap pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Jeje bisa gercep dalam menangani segala persoalan di masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yacob juga meminta agar DPRD KBB lebih meningkatkan fungsi pengawasan. Jangan sampai terjadi penyimpangan anggaran dan kebijakan yang malah membuat Bandung Barat terpuruk.

Sementara P4KBB, lanjut Yacob, konsisten memposisikan sendiri sebagai organisasi yang menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus mitra strategis pemerintah.

"Kami akan angkat jempol jika Bupati Jeje bisa on the track dengan cita-cita dan tujuan pemekaran," katanya.

"Sebaliknya, jika melenceng dari cita-cita perjuangan kami tak segan-segan menggelar unjuk rasa besar-besaran," tandasnya.*** 


Editor : Ahmad Sayuti