Asep Wahyuwijaya Dorong Efisiensi BUMN

Anggota Komisi VI DPR Asep Wahyuwijaya mendukung streamlining atau proses meningkatkan efisiensi operasional dengan merampingkan alur kerja di BUMN.

Asep Wahyuwijaya Dorong Efisiensi BUMN
Strategi efisiensi BUMN itu diakui Asep Wahyuwijaya sejalan dengan langkah efisiensi anggaran yang digadang-gadang Presiden Prabowo Subianto. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Anggota Komisi VI DPR Asep Wahyuwijaya mendukung streamlining atau proses meningkatkan efisiensi operasional dengan merampingkan alur kerja di BUMN.

Strategi efisiensi BUMN itu diakui Asep Wahyuwijaya sejalan dengan langkah efisiensi anggaran yang digadang-gadang Presiden Prabowo Subianto.

Asep Wahyuwijaya menmprediksi, bakal ada efisiensi anggaran hingga puluhan triliun rupiah jika BUMN melakukan langkah streamlining. Beberapa BUMN akan dimerger sesuai dengan kluster bisnis. Plus, jumlah direksi dan komisaris dipangkas.

"Streamlining atau perampingan di BUMN ini akan menghemat anggaran walaupun tanpa kerja," tutur Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Jumat 6 Februari 2026.

Dia menuturkan, saat ini jumlah BUMN beserta anak cucu perusahaannya itu sekitar 1.000 entitas. Nantinya, dengan streamlining itu jumlah BUMN hanya 200an perusahaan.

"Tahun ini streamlining BUMN ini harus tuntas dilakukan  Danantara. Ke depan, BUMN harus benar-benar berkontribusi untuk masyarakat Indonesia," tuturnya.

Dia menambahkan, pemilihan direksi BUMN juga harus berdasarkan meritokrasi. Para pucuk pimpinan itu tidak ada gaji atau tunjangan hingga bonus tahunan khusus direksi dan komisaris.

"Hal-hal itu yang selama ini jadi beban dan merugikan keuangan negara. Itu harus segera dihilangkan," imbuh Asep Wahyuwijaya.


Editor : Doni Ramdhani