Duh..Puluhan Orang Meninggal Selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2022 di Jawa Barat
Polda Jabar mencatat sebanyak 36 orang meninggal dunia saat arus mudik dan balik Lebaran 2022 dan kebanyakan terjadi di jalur arteri
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polda Jawa Barat mencatat puluhan orang tewas di jalur arteri yang ada di Jabar, saat arus mudik sampai dengan arus balik Lebaran 2022.
"Meninggal dunia ruas jalan arteri 36 dan tol 1 kejadian,"kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo melalui pesan singkat saat ditanya soal arus mudik dan arus balik Lebaran 2022, Senin 9 Mei 2022.
Tidak dijelaskan secara rinci, kendaraan yang terlibat kecelakaan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 tersebut. Ibrahim mengatakan jumlah kejadian kecelakaan laka lantas, tercatat ada 103 kejadian.
Baca Juga: Pergerakan Arus Balik Alami Peningkatan, Kapolri: Masih Terkendali
Diperkirakan, kata Ibrahim, kerugian material diakibatkan oleh kecelakaan lalu lintas senilai Rp 420 juta. Selain menghimpun data soal kecelakaan lalu lintas, Ibrahim menyebut terjadi 116 gangguan Kamtibmas yang terjadi di Jabar selama musim mudik lebaran.
"Gangguan Kamtibmas 116 kejadian," kata dia.
Sementara itu Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono menyatakan kendaraan arus balik di jalur nasional dari arah Tasikmalaya menuju Bandung lintas Malangbong-Limbangan maupun jalur lain lintas Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, masih terjadi dengan kondisi lancar.
Baca Juga: Ini Strategi Forkopimda Kota Bogor Hadapi Arus Balik Lebaran 2022 dan Kemacetan Yang Ditimbulkannya
"Diperkirakan masih terus terjadi arus balik di jalur Limbangan maupun di Kadungora," kata dia di sela-sela persiapan pemantauan arus balik dari udara menggunakan paramotor di Lapangan Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin sebagaimana dikutip dari antara.
Ia menuturkan sejumlah personel gabungan masih tetap siaga di jalur untuk mengamankan dan siap siaga mengatur arus lalu lintas karena Operasi Ketupat Lodaya 2022 masih berlangsung dengan terakhir hingga 9 Mei 2022.
Volume kendaraan di jalur arus balik akhir operasi Lebaran, kata dia, sudah sedikit, karena sebagian besar kendaraan roda dua maupun empat sudah balik ke arah Bandung dan Jakarta.
Baca Juga: Tol Cipali Macet Panjang? Itu Hoaks, Kata Polda Jawa Barat
"Sampai dengan saat ini arus balik sudah berlangsung dengan lancar," katanya.
Ia mengungkapkan puncak arus balik di Garut terjadi pada 5 Mei 2022 atau dua hari setelah Lebaran dengan jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 170 ribuan unit, sedangkan hari berikut sampai saat ini lebih sedikit.
"Puncak arus balik itu berlangsung 5 Mei, hari itu adalah jumlah kendaraan terbanyak mencapai 170 ribuan," katanya.
Puncak arus mudik, kata dia, terjadi pada dua hari sebelum Lebaran dengan angka volume kendaraan tertinggi yang lewat Garut sebanyak 140 ribuan kendaraan.
Dia mengatakan hasil kumulatif jumlah kendaraan saat mudik, kemudian arus balik belum semuanya melakukan perjalanan, sebagian diperkirakan masih menunda perjalanan arus balik.
"Berdasarkan data belum semua lewat melalui jalur Garut, masih sekitar antara 10 ribu sampai 20 ribu yang belum kembali," kata. (Cesar Yudistira)
Editor : inilahkoran


