INILAHKORAN, Ngamprah- Masuknya nama Sonya Fatmala dalam bursa pencalonan Ketua Umum (Ketum) KONI KBB membuat sejumlah bakal calon lain khawatir. Tak terkecuali Asep Hendra
Pasalnya, Sonya Fatmala yang berstatus istri Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan digadang-gadang bakal menduduki kursi nomor satu di KONI KBB periode 2022-2026 itu.
Ketua Cabor IPSI KBB, Asep Hendra yang berharap Plt Bupati Bandung Barat yang meminta untuk bersikap netral dalam pemilihan Ketum KONI KBB.
"Dengan munculnya istri sebagai calon ketua koni semua orang sudah menyangka bakal seperti apa," katanya kepada wartawan.
Ia menyebut, Plt Bupati Bandung Barat harus netral dan berjiwa besar lantaran masa kerja Plt Bupati Bandung Barat hanya satu tahun lagi dan nantinya bakal digantikan Pejabat Sementara (Pjs).
"Ketua KONI yang nanti itu juga harus bisa bekerjasama dengan dengan KONI Jabar," ucapnya.
Ia menambahkan, paling penting sebetulnya sikap netral dan cabor sendiri harusnya bisa melihat bukan hanya sebatas yang bersangkutan itu istri atau saudaranya.
"Tetapi paling penting para ketua cabor itu harus melihat calon Ketum KONI KBB itu harus punya kualitas," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Caretaker FPTI KBB, Sonya Fatmala mengaku, statusnya sebagai istri Plt Bupati Bandung Barat tidak menjadikannya canggung untuk ikut kontestasi menduduki kursi Ketum KONI KBB.
"Sebagai istri Plt Bupati, dibilang canggung sih enggak, tapi saya di sini merasa ikut demokrasi karena tidak menutup kemungkinan untuk siapapun yang ingin mendaftar tidak melulu hanya istri bupati atau dari dewan," katanya.
Menurutnya, siapapun yang ingin mendaftar silahkan saja lantaran kontestasi untuk menjadi Ketum KONI KBB terbuka seluas-luasnya.
Ia menegaskan, dirinya ikut berkompetisi dan tidak takut untuk kalah dan tidak yakin juga untuk selalu menang.
Ia menyebut, siapapun yang ada di belakangnya, dirinya siap ikut berkompetisi dengan baik.
"Insyaallah bupati tetap bersikap objektif, tapi kan urusan istri kan beda ya," pungkasnya.*** (agus satia negara).