Gawat! Pasar Tagog Padalarang Rawan Pencurian, Pelaku Leluasa Gondol Motor Pedagang
Aksi pencurian di Pasar Tagog Padalarang terekam video yang kemudian viral di media sosial. Pelaku bisa leluasa menggondol barang pedagang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah- Viral video aksi pencurian satu unit sepeda motor matic nopol D 6148 UEQ warna hitam di Pasar Tagog Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Video pencurian di Pasar Tagog Padalarang, itu diunggah akun Instagram @infobdgbaratcimahi tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Baca Juga: Pantau Sesi Latihan Persib, Umuh Muchtar: Saya Kawal Semuanya
Dalam video tersebut terlihat seorang pria mengenakan topi hitam dan berstiker member Pasar Tagog Padalarang dengan leluasa melewati pos pintu keluar.
Kejadian pencurian tersebut diduga merupakan kelalaian pihak manajemen Pasar Tagog Padalarang.
Korban sekaligus pemilik motor Nisrina Fitri Salsabila (19) mengaku kaget sepeda motor milik ibunya yang merupakan pedagang Pasar Tagog Padalarang dicuri orang.
Padahal, sambung dia, motor yang dicuri tersebut menggunakan stiker bertuliskan member. Namun, anehnya petugas juru parkir malah meloloskan pencuri tersebut.
Baca Juga: Duh..Puluhan Komputer di SMAN 25 Bandung Raib Digondol Maling
"Motor kan menggunakan member striker, pas mamah aku naik ke toko, si maling langsung bawa kabur, kaya udah ngincer motor mamah aku gitu, anehnya bisa lolos padahal ada penjaga/petugas juru parkir. Kayaknya lalai," katanya kepada wartawan.
Ia menuturkan, ibunya sudah terbiasa berangkat subuh untuk berjualan di Pasar Tagog Padalarang. Namun nahas, motor yang baru sebulan dibeli raib dicuri orang.
"Saya coba menanyakan kepada pihak pengelola pasar Tagog Padalarang (PT Bina Bangun Persada) namun merasa banyak alasan yang tidak jelas dan tidak masuk akal," ujarnya.
Baca Juga: Spoiler Our Blues Episode 12: Kisah Pilu di Balik Persahabatan Eun Hee dan Mi Ran
"Alasannya karena petugas parkir baru lah. Memang enggak dikasih tahu gitu cara kerja harus gimana," sambungnya.
Ia mengaku, yang lebih mengejutkan dirinya pencuri tersebut berdalih tidak membawa STNK. Makanya, dengan alasan tersebut juru parkir meloloskan kendaraan tersebut.
"Alasan lainnya, si maling bilang ketinggalan STNK, dan karena tahu motor mamah aku member Pasar Tagog Padalarang jadi diloloskan. Padahal tidak bisa begitu tetap saja harus ada KTP atau jaminan apa saja, dan kamu sudah lapor polisi," bebernya.
Baca Juga: Sakura LE SSERAFIM Mengingat Pertemuan Pertama Tak Terduga dengan Ayahnya yang Asing di Fanmeeting
Lebih jauh ia menerangkan, motor milik ibunya tersebut dalam keadaan terkunci. Bahkan, STNK dan tiket parkir masih di pegang sang ibu.
Kemudian, saat pelaku berada di pos pintu keluar, terlihat dalam video rekaman CCTV sempat membayar sejumlah uang kepada petugas.
"Enggak ditanya-tanya soalnya tahu ada stiker member pasar. Jadi di anggap lolos aja, cuma bayar parkir Rp 2 ribu," ujarnya.
Sementara itu, pihak petugas keamanan pasar Pasar Tagog Padalarang yang enggan disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut, saat ditemui, pihaknya mengatakan bahwa pencurian terjadi pada Senin 16 Mei 2022.
Baca Juga: Ungkap Laka Maut di Karawang, Polisi Terapkan Metode TAA
"Ada laporan, disini ada pencurian sepeda motor Kebetulan saya baru masuk malam ini, yang menjaga anak baru training, untuk saat ini kami masih berkoordinasi," ujarnya
Ia mengatakan, pihak korban sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan berharap kelalaian tersebut tidak terulang kembali.
"Petugas parkir dan pengelola pasar akan lebih meningkatkan keamanan di wilayah tersebut," tandasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


