Pengakuan Wanita di Bandung Usai Lumpuhkan Dua Begal: Berani Meski Pelaku Bawa Belati

Wanita asal Bandung itu berhasil gagalkan aksi dua orang begal sekaligus yang ingin menggasak uang Rp155 Juta. Begini pengakuannya.

Pengakuan Wanita di Bandung Usai Lumpuhkan Dua Begal: Berani Meski Pelaku Bawa Belati
Warga mengerumuni dua orang begal yang aksinya digagalkan seorang wanita asal Kabupaten Bandung.


INILAHKORAN, Bandung- Seorang wanita asal Bandung yang lumpuhkan dua begal sekaligus akhirnya memberi pengakuan.

Saat dihubungi InilahKoran Mawar (nama samaran) menggambarkan detik-detik dirinya nyaris jadi korban begal di sekitar Jalan Cingcin menuju arah Jalan Raya Gading Tutuka, Selasa 17 Mei 2022 lalu.

Menurut Mawar, dirinya sudah memiliki firasat bakal menghadapi komplotan begal ketika membawa uang sebesar Rp150 Juta dari bank.

Baca Juga: Polisi Apresiasi Keberanian Ina, Wanita di Bandung yang Berhasil Lumpuhkan Dua Orang Begal

Ketika itu, dia bersama rekannya Nana Kusnawan (55) mendatangi salah satu bank dengan masing-masing membawa sepeda motor untuk mencairkan uang.

Rupanya, uang milik Mawar sebesar Rp155 Juta itu hendak dibayarkan kepada pihak penjual rumah.

"Saya tuh mau beli rumah mau transaksi pembayaran, karena pemilik rumah ga punya atm jadi pembayaran cash, jam 11 siang," paparnya saat dihubungi Rabu 18 Mei 2022.

Ketika berada di bank, wanita itu mendapat nomor antrean ke-70. Ina melihat gelagat aneh dari sekumpulan orang di sekitar bank.

Dia makin curiga, ketika ada salah satu pria duduk di sampingnya. Sementara pria yang di luar memberitahu kepada rekan-rekannya soal antrean ke-70.

Baca Juga: Heboh Wanita di Bandung Gagalkan Aksi Begal Rp175 Juta, Netizen Khawatir Ina Malah Jadi Tersangka

Bahkan, dia melihat ada yang membawa pisau dan belati di sana.

"Ada satu cowok duduk di pinggirku, terus di luar ada yang bilang nomor 70. Si begal bawa pisau, ada belati, ada yang buat mecahin kaca," ungkapnya.

Singkat cerita, dia pun mengaku mengabaikan apa yang dia lihat di bank tersebut. pengambilan uang cash itu pun tuntas pukul 15.30 WIB.

Dia bersama rekannya itu lantas bergegas hendak menemui pemilik rumah untuk menyerahkan uang tunai Rp155 juta itu.

Uang tersebut dipegang masing-masing. Dia memegang Rp145 Juta. Rekannya, Nana Kusnawan membawa uang Rp10 juta dalam tas.

Dengan sepeda motor masing-masing, keduanya langsung menuju tempat yang hendak dituju.

Dia mulai gelisah ketika berada di daerah tikungan. Dia heran, ada dua orang berboncengan di sepeda motor memepet sepeda motor dirinya dan Nana Kusnawan padahal jalanan lebar.

Dia pun langsung meyakini dua orang berboncengan itu adalah begal yang hendak merebut tas berisi uang tunai dari tangan Nana Kusnawan.

Baca Juga: Wanita di Bandung Bikin Begal Tak Berdaya Saat Hendak Rebut Tas Berisi Rp175 Juta, Begini Kronologinya

Firasatnya benar, komplotan begal itu langsung berusaha mengambil tas berisi uang dari Nana.

Dia dengan spontan langsung menabrak kedua orang begal tersebut hingga tersungkur.

Dia berteriak sekencang-kencangnya untuk memberitahu warga tentang aksi begal yang baru saja dia hadapi.

Beruntung, warga langsung berdatangan dan sempat menghakimi dua orang begal itu.

Baca Juga: Spoiler katan Cinta Rabu 18 Mei 2022: Papa Surya Khawatir Akan Konflik Baru Antara Mama Sarah dan Andin

"Lingkungan sepi yang aku tabrak itu depannya biar nggak bisa kabur. Pelakunya yang ketangkep dua, yang komplotan dua buron. Lanagsung (warga) pada nolongin, lagi sepi banget," paparnya.

Tak lama setelah sempat jadi bulan-bulanan massa, dua orang pelaku begal itu pun diamankan petugas dari Polsek Soreang.

Kapolsek Soreang Kompol Mulyadi mengapresiasi keberaniannya yang berhasil membantu pihaknya mengamankan dua pelaku begal itu.

Baca Juga: Akankan BTS Menjalani Tugas Wajib Militer? Opini Publik Jadi Pertimbangan

Menurut Kompol Mulyadi, keberanian wanita itu bersifat spontan lantaran merasa terancam apa yang dia miliki hilang digondol para pelaku begal.

"Ya keberaniannya muncul karena uangnya akan direbut sama orang lain secara spontan," ujar Kompol Mulyadi.

Masih menurut Kompol Mulyadi, sebenarnya saat kejadian pelaku tidak berjumlah dua orang.

Menurutnya, ada dua orang lainnya yang mengamati dari kejauhan.

Ketika dua pelaku berhasil dibuat tersungkur oleh Ina dan kemudian diamankan massa, dua pelaku lainnya kabur menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Masuki Tahap Verifikasi, Tim Penjaringan Hanya Dapati 7 Balon Ketum KONI KBB

"Jadi motor pelaku ini cepat-cepat diambil oleh dua orang pelaku lainnya. Nah kedua orang pelaku ini sedang kami lakukan pengejaran," pungkasnya.***(Firda Rachmawati)

 


Editor : inilahkoran