Memanas!Kampanye Negatif Diduga Serang Salah Satu Calon, Jelang Muscab Demokrat Kota Bandung

Ada dugaan penyerangan terhadap salah satu calon jelang Muscab Partai Demokrat Kota Bandung dan suhu pun kian memanas

Memanas!Kampanye Negatif Diduga Serang Salah Satu Calon, Jelang Muscab Demokrat Kota Bandung
Jelang Muscab ramai di media sosial dugaan kampanye negatif menyerang salah satu Calon jelang Muscab Partai Demokrat Kota Bandung.

INILAHKORAN, BANDUNG - Suhu politik menjelang digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Kota Bandung memanas.

Baru-baru ini, beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp Group (WAG) yang diduga berisi negative campaign atau kampanye negatif dan menyerang salah satu calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung.

Tangkapan layar percakapan WAG itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jaringan_pemilih_cerdas, Selasa, 17 Mei 2022.

Baca Juga: Muscab Serentak Partai Demokrat di Bandung Memanas

Dari foto yang diunggah, terlihat tangkapan layar percakapan WAG grup yang berisi 4 chat.

Chat itu penampilkan dua nama, dimana salah satunya mengirimkan link berita media online terkait laporan dari sebuah LSM. Terlihat pula tanggapan atas chat tersebut.

"Muscab Demokrat Kota Bandung Memanas, beredar percakapan WAG yang menjelekkan salah satu calon," begitu tulis akun Instagram @jaringan_pemilih_cerdas, dikutip Jumat, 20 Mei 2022.

Baca Juga: UM Bandung Jadi Kampus Swasta yang Berkembang Pesat

Tak cuma itu, akun Instagram @jaringan_pemilih_cerdas juga menyinggung soal apa yang diamanatkan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY, sebagaimana ditulis akun @jaringan_pemilih_cerdas, selalu meminta kadernya untuk adu gagasan.

"Negatif Campaign masih aja dipakai. Seharusnya mencontoh sikap ketua umum Demokrat AHY yang santun. Memilih ketua itu adu gagasan dan ide bukan menyerang personal," begitu sambung akun tersebut.

Baca Juga: Demokrat Jabar Minta Penjabat Kepala Daerah Bersih Politik Partisan

Unggahan itu pun mendapat beragam tanggapan dari warganet. Namun kebanyakan mendukung agar calon yang diduga menjadi sasaran agar berbesar hati dan berharap Muscab Demokrat dijauhkan dari kampanye negatif.

"Jangan menyerah buat yang dituduhnya, biarkan Alloh yang bales. Dan pasti mas AHY @agusyudhoyono cerdas melihat situasi inu," kata netizen.

"jangan karena takut kalah,malah jd jelek jelekin calon yg lain, bersaing secara sehat jangan pake jalur yg curang... semangat Allah selalu bukakan jalan bagi orang yg jujur dan punya niat baik!semangat buat para calon yg jujur smg lelah dan perjuangan mu menjadi nyata ya aamiin hidup demokrat," komentar warganet.

Baca Juga: AHY dan Demokrat Didoakan PWNU Jatim Sukses di Pemilu 2024

"Kamu ketauan negatif campaign ke calon lain *sambil nyanyi
Kwkwkkwk...," kata netizen lainnya.

"Hempaskan aja mas AHY oknum kader yang melakukan praktik kotor kek gini," ujar warganet.

Sanksi
Sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kota Bandung juga bereaksi dan merasa geram dengan adanya kampanye negatif tersebut.

Mereka pun meminta agar DPP Partai Demokrat turun tangan menyelesaikan persoalan dan memberikan sanksi kepada penyebar kampanye negatif.

Baca Juga: KPK Tetapkan Jadi Tersangka, AGM Kenakan Rompi Oranye, Bendahara Demokrat Balikpapan Ikut Terseret

Tanggapan datang dari Ketua PAC Mandalajati, Dikdik. Ia sangat menyayangkan adanya kampanye negatif menjelang digelarnya Muscab DPC Partai Demokrat di akhir bulan Mei 2022 ini.

"Sangat disayangkan cara-cara yang tidak terpuji ini dilakukan, karena ini adalah kompetisi, harusnya diisi dengan adu program dan gagasan, bukan menyebar fitnah," tutur Dikdik, Jumat, 20 Mei 2022.

Dikdik juga menambahkan, sebagai calon pemimpin sebaiknya bisa memberikan contoh yang baik dalam berpolitik kepada kader-kader di bawah.

Apalagi Muscab sekarang, ujarnya, hanya menetapkan Calon Ketua DPC, yang selanjutnya diserahkan ke tim 5 yang terdiri dari unsur DPP dan DPD untuk dilakukan Fit and Proper Test.

Baca Juga: Ngaku Dibayar Rp75 Ribu, Pemeran Hantu 'KKN di Desa Penari' Sebut Tak Boleh Hapus Riasan Selama 24 Jam

"Jadi seharusnya persiapkanlah diri nanti di hadapan mereka program-program kerja jika terpilih," tuturnya.

Menurut pengamatan Dikdik, calon yang muncul untuk Muscab Kota Bandung baru ada dua kader, yaitu Entang Suryaman dan Aan andi Purnama. Ia menyebut keduanya merupakan kader terbaik partai.

Tanggapan senada disampaikan oleh Ketua PAC Batununggal, Erik Hermansyah. Menurut dia, saat ini kader di bawah justru menunggu penyampaian program dari para calon Ketua DPC, bukan saling menyerang personal.

"Tentu ini akan menjadi contoh yang kurang baik," katanya.

Baca Juga: Hingga Ingin Bunuh Diri, Terduga Korban Bulliying Kim Garam LE SSERAFIM Buka Suara Lewat Kuasa Hukumnya

"Jika black campaign atau negative campaign yang beredar di WAG itu benar dilakukan oleh salah satu calon Ketua DPC Partai Demokrat, maka saya berharap DPP atau DPD bisa memberikan sanksi yang tegas," ujar Erik.

Sementara itu, Ketua PAC Bojongloa Kaler, Jhoni menyampaikan, fitnah dan menyebarkan berita bohong terkait calon lain adalah cara-cara yang seharusnya sudah ditinggalkan.

Ia menilai, banyak cara untuk menjadikan calon itu bisa terpilih. Salah satunya dengan menyiapkan program yang ditawarkan nanti.

"Tentunya harus program yang realistis, sehingga dapat meyakinkan DPP dan DPD dalam hal ini Tim 5," tandasnya.*


Editor : inilahkoran