Musorkablub KONI KBB Molor, Begini Tanggapan Hengky Kurniawan

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, agenda Musorkablub KONI KBB dijadwalkan pada 28 Mei 2022 rencana

Musorkablub KONI KBB Molor, Begini Tanggapan Hengky Kurniawan
elaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, agenda Musorkablub KONI KBB yang dijadwalkan dilaksanakan pada 28 Mei 2022 tersebut sebenarnya hanya baru rencana.



INILAHKORAN, Ngamprah - Molornya pelaksanaan Musyawarah Cabang Olahraga Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan agenda pemilihan Ketua Umum (Ketum) KONI KBB 2022-2026 menuai polemik dari berbagai pihak.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, agenda Musorkablub KONI KBB yang dijadwalkan dilaksanakan pada 28 Mei 2022 tersebut sebenarnya hanya baru rencana.

"Memang kemarin Caretaker Ketum KONI KBB, Pak Agus Salide menyampaikan masih menunggu rampungnya persoalan dari SC. Jadi, kemarin itu masih menunggu," katanya saat ditemui, Selasa 31 Mei 2022.

Baca Juga: Mantap, Kini Garut Sudah Tak Punya Lagi Desa Tertinggal

Ia mengaku, dirinya belum banyak menerima laporan terkait agenda Musorkablub KONI KBB lantaran kesibukannya dan hanya sebatas memonitor saja.

"Belum ada rapat khusus, namun kita tinggal mengikuti saja agenda KONI KBB," ujarnya.

Menurutnya, paling penting sesuai dengan jadwal atau dalam arti caretaker itu memiliki batas masa jabatan. Artinya, sebelum selesai masa jabatan caretaker tersebut pemilihan Ketum KONI KBB harus sudah selesai.

Baca Juga: Analisa Pakar Siapa Capres NasDem di Pilpres 2024

"Terkait hal ini, saya sudah serahkan ke KONI KBB, khususnya kepada Caretaker Ketum KONI KBB untuk dibantu dimonitor dan mengingatkan teman-teman," ujarnya.

Ia mengaku, terkait dengan Musorkablub KONI KBB yang dijadwalkan pada 28 Mei itu masih rencana dan terkadang banyak pihak juga yang terlalu bersemangat untuk beropini.

"Bahkan, saya juga sempat bertanya kenapa jadwalnya mundur dan sebenarnya tidak ada kata mundur," pungkasnya. *** (agus satia negara).

 
 


Editor : inilahkoran