Nahas, Uang Pensiunan di Kantor Pos dan Giro Cikalongwetan Dibobol Maling
Kantor Pos dan Giro di Cikalongwetan dibobol maling. Alhasil, uang pensiunan pun raib digondol sang pencuri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah- Sebuah Kantor Pos dan Giro yang berlokasi di Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dibobol maling.
Kapolsek Cikalongwetan, AKP Nurmawan mengatakan kejadian tersebut, terjadi pada Minggu 5 Juni 2022 dan sudah ditangani oleh pihak kepolisian.
"Kejadiannya hari Minggu kemarin dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan," katanya kepada wartawan, Selasa 7 Juni 2022.
Ia menjelaskan, pihaknya pun saat ini masih mengumpulkan sejumlah barang bukti dan saksi.
Baca Juga: Sebanyak 8 Dosen UIN SGD Bandung Dinyatakan Lolos Uji Kompetensi Internasional
"Semoga pelaku cepat tertangkap, doakan saja," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pos dan Giro, Dik Dik mengaku, pihaknya masih melakukan pembersihan sisa-sisa barang yang dicuri.
"Kami akan kembali mendatangi Polsek, untuk mengetahui lebih lanjut terkait kasus ini agar terungkap," ujarnya.
Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterima, dari aksi pencurian tersebut pelaku pencurian berhasil menggasak uang tunai puluhan juta rupiah yang akan digunakan untuk pembayaran gaji pensiunan.
Baca Juga: Hanung Bramantyo Sindir Wacana Harga Tiket Candi Borobudur yang Naik Jadi Rp750 Ribu
"Minggu pagi sekitar pukul 06.30 WIB saya menerima telepon dari juru bersih-bersih bahwa kantor kebobolan maling," sebutnya.
"Usai dengar kabar, saya langsung menuju ke kantor. Diketahui, pencuri tersebut masuk melalui belakang rumah dinas yang tidak ditempati," sambungnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, usai memastikan kejadian tersebut, pihaknya pun segera melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Cikalongwetan.
Baca Juga: Resmi! Serial 'All Of Us Are Dead' akan Kembali dengan Season 2
"Saya lapor ke Polsek Cikalongwetan dan tak lama kemudian datang anggota dari Polres Cimahi,” tuturnya.
Ia menyebut, atas kejadian tersebut pihaknya kehilangan uang tunai sebesar Rp 87 juta dan materai Rp 10.000 sebanyak 800 lembar.
"Uang itu untuk membayar gaji pensiunan yang rencana akan segera dibayarkan,” sebutnya.
Ia menduga, pelaku pencurian tersebut sudah melakukan pengintaian sejak jauh-jauh hari. Pasalnya, pelaku juga mengetahui tempat penyimpanan uang di berangkas, termasuk tempat menyimpan materainya.
Baca Juga: Komisi I DPRD Kota Bogor Soroti Pembangunan Gedung Perpusda, Diskarpus Dipanggil
"Saya harap pihak kepolisian bisa segera mengungkap kasus tersebut, termasuk menangkap pelaku," tandasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


