INILAHKORAN, Ngamprah - Status PPKM Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang memasuki Level 1 atau New Normal memberikan angin segar bagi seluruh lapisan masyarakat untuk kembali bebas melakukan sejumlah aktivitas.
Salah satunya seperti yang dilakukan Pramuka Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mulai aktif melaksanakan kegiatan.
Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Jabar, Deni Nurdiana mengatakan, sebenarnya sebelum memasuki new normal Pramuka merupakan satu-satunya organisasi yang paling aktif.
"Justru Pramuka ini sangat aktif saat pandemi, karena kita kan punya Satgas COVID-19, Pramuka Peduli," katanya usai kegiatan Rakercab Pramuka KBB, Selasa 14 Juni 2022.
Kendati demikian, ia mengakui, ada sejumlah kegiatan Pramuka yang terhenti lantaran diterapkannya aturan PPKM.
Ia menyebut, sekarang dengan adanya new normal, apalagi level PPKM Bandung Raya yang sudah Level 1, Pramuka bisa melaksanakan kembali berbagai kegiatan.
"Termasuk kegiatan Rakercab seperti sekarang ini," ujarnya.
Bahkan, sambung dia, kegiatan perkemahan atau perkumpulan Pramuka pun sudah mulai normal kembali.
"Rencana ke depan juga bakal ada Jambore Nasional meski bakal ada sedikit pembatasan berkaitan dengan kerumunan," ujarnya.
Ia berharap, Pramuka sekarang bisa lebih eksis lagi. Jika kemarin hanya berfokus pada kegiatan Satgas COVID-19, tugas Pramuka, Booster dan lain sebagainya.
"Sekarang Pramuka bisa lebih aktif lagi," sebutnya.
Terutama, sambung dia, eksistensi yang berhubungan dengan kemasyarakatan.
"Di KBB ini ada dua yang menarik perhatian, yakni Pariwisata dan Pramuka Peduli," sebutnya.
Menurutnya, KBB ini merupakan daerah yang memiliki banyak potensi wisata. Namun, di sisi lain KBB juga merupakan wilayah rawan bencana seperti banjir, longsor dan lain sebagainya.
"Saya berharap Pramuka KBB bisa lebih aktif lagi menggarap Desa Wisata. Termasuk, dalam hal turut serta aktif dalam Pramuka Peduli karena KBB rawan bencana," sebutnya.
Ia menilai, Pramuka KBB ini sangat aktif, meski sempat disindir bahwa KBB ini masih balita. Namun, larinya sudah kencang. Artinya, ritmenya harus lebih dipertahankan bahkan bisa semakin cepat.
Apalagi, sambung dia, antusias Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat, Hengky Kurniawan juga sangat tinggi terhadap Pramuka.
"Jadi tadi saya bilang tolong Pramuka KBB ini dibantu, termasuk juga dari sisi anggaran untuk menopang berbagai kegiatan," ujarnya.
Ia menyebut, beliau berjanji untuk anggaran 2023 bagi Pramuka bisa ditambah. Kemudian, beliau juga mengintruksikan beberapa OPD untuk menyisihkan anggaran untuk kegiatan Pramuka.
"Saya pikir ini langkah yang sangat bagus. Jadi tingkat kepedulian Mabi tinggi walaupun mungkin agak terseok-seok dari sisi anggaran," pungkasnya.*** (agus satia negara).***