INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal memberikan tantangan kepada para pengusaha kopi di wilayahnya.
Hal itu dilakukan agar potensi ekonomi kreatif di bidang kopi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) bisa terus berkembang dan mampu bersaing dikancah dunia.
Kadisparbud KBB, Heri Partomo mengatakan, terkait kopi atau yang di bawah Disparbud dalam hal ini Bidang Ekraf bahwa untuk para pelaku atau pengusaha kopi ini pihaknya lebih berfokus pada SDM atau Barista.
"Kita memberikan pembinaan terhadap pelaku pengolah kopi (Barista) agar mampu berinovasi menjadi produk apa," katanya saat ditemui.
Ia menjelaskan, para Barista ini tidak hanya bisa mengolah kopi menjadi minuman dengan keanekaragaman. Namun bagaimana mengolah kopi ini menjadi sesuatu yang berbeda.
"Salah satunya produk kue semprong yang dibuat dari kopi. Itu merupakan bagian dari Inovasi para pelaku ekonomi kreatif tadi dan mereka merupakan bagian dari pembinaan di Bidang Ekraf," jelasnya.
Menurutnya, tentu bagi para pelaku Ekraf ini tantangan ke depan harus berinovasi terus menerus, sehingga mereka harus menciptakan sesuatu yang baru dari hasil olahan kopi.
"Yang pernah kita lakukan untuk peningkatan SDM dalam hal ini Barista, yakni memberikan pelatihan bagaimana membuat kopi yang berbeda," tuturnya.
Ia menerangkan, mereka tidak hanya bisa membuat kopi dengan cara digiling hingga halus seperti biasa. Namun, para Barista ini dilatih mengolah kopi agar mampu menciptakan produk kopi dengan cara berbeda.
"Dari teksturnya sendiri bisa menciptakan berbagai aneka rasa kopi. Belum lagi kalau diberikan tambahan rasa yang lainnya, seperti rasa vanila, strawberry dan rasa lainnya," terangnya.*** (agus satia negara).