Antisipasi Penyakit Anemia di Kalangan Remaja Putri, SMPN 2 Parongpong Laksanakan Pemberian TTD

Tablet penambah darah atau TTD diberikan SMPN 2 Parongpong KBB kepada para siswa dan siswinya agar mereka terhindar dari penyakit anemia

Antisipasi Penyakit Anemia di Kalangan Remaja Putri, SMPN 2 Parongpong Laksanakan Pemberian TTD
Para Ssiwi dan siswa di SMPN 2 Parongpong KBB diberikan TTD untuk antisipasi anemia.

INILAHKORAN, Ngamprah - SMPN 2 Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) melaksanakan program pemberian tablet tambah darah (TTD) kepada para siswanya.

Program TTD tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyakit anemia atau kekurangan darah yang kerap menjangkiti para siswa, khususnya remaja putri.

Kepala SMPN 2 Parongpong, Yeti Resmiati mengatakan, kegiatan pemberian TTD ini merupakan hasil kerjasama sekolah dengan Puskesmas Ciwaruga dengan mengambil sasaran remaja putri yang duduk dikelas 7, 8, dan 9.

"Saat ini yang paling rentan terkena penyakit anemia adalah remaja putri," katanya, Kamis 7 Juli 2022.

Baca Juga: Kronologi Pria Terserempet Kereta Api di KBB Hingga Tewas

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan masa pubertas memerlukan zat besi yang lebih banyak, sehingga hal ini dapat dicegah dengan pemberian TTD agar dapat mengganti kondisi mereka yang kehilangan darah, terutama saat menstruasi.

“Masyarakat yang paling rentan terkena anemia adalah remaja putri. Hal ini disebabkan karena mereka memasuki masa pubertas sehingga membutuhkan zat besi yang lebih besar," tuturnya.

Di samping itu, jelas dia, saat masa pubertas para remaja putri ini banyak kehilangan darah ketika masa menstruasi.

"Jika kondisi anemia terus dibiarkan, maka akan berdampak besar bagi masa depan para remaja putri,” jelasnya.

Baca Juga: Gegara Tersambar Petir, Tujuh Rumah di Parongpong Ludes Dilalap si Jago Merah

Ia menyebut, kegiatan tersebut juga merupakan salah satu upaya pihaknya dalam mencegah stunting yang berpengaruh pada perkembangan kecerdasan remaja putri yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan ibu dan anak.

"Oleh karenanya, kami berupaya mencegah terjadinya anemia yang menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia," sebutnya.

Seperti diketahui, anemia terjadi saat jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari yang seharusnya.

Hal ini bisa mengakibatkan sel-sel di dalam tubuh tidak cukup mendapatkan oksigen sehingga tidak dapat berfungsi secara normal.

Baca Juga: DPRD KBB Dorong Anggaran untuk Optimalkan Potensi Desa Wisata Cipada

Ia menyebut, mengacu pada program pemerintah, Kemenkes RI yang mengeluarkan Surat Edaran HK 03.03/V/0595/2016 tentang Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) melalui institusi pendidikan dan institusi tempat kerja.

"Maka SMPN 2 Parongpong bekerja sama dengan Puskesmas Ciwaruga telah rutin melaksanakan pemberian TTD," terangnya.

Ia menambahkan, sebagai lembaga pendidikan di Kecamatan Parongpong yang merupakan  binaan Puskesmas Ciwaruga, pihaknya secara konsisten mengambil bagian dalam menyukseskan program penanganan anemia tersebut.

Baca Juga: Proyek Pembangunan Jalan Selatan KBB Terancam Gagal, Hengky Kurniawan Bakal Ambil Langkah Tegas Ini

Menurutnya, pihaknya berkomunikasi secara aktif dengan pusat kesehatan masyarakat untuk terus berkoordinasi serta menyosialisasikan pentingnya mengonsumsi TTD sebagai salah satu cara meminimalisasi remaja putri mengalami anemia.

“Kami terus berupaya mencegah terjadinya anemia di kalangan remaja putri. Hal ini sangat penting, agar tidak terjadi penurunan konsentrasi belajar, prestasi belajarnya tidak optimal atau rendah, produktivitas kerjanya turun, serta imunitasnya lebih rendah sehingga rentan terhadap penyakit,” tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran