Buahkan Hasil, Program Gerakan Literasi di KBB Terbitkan Ratusan Buku

Program gerakan literasi yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini mulai membuahkan hasil.

Buahkan Hasil, Program Gerakan Literasi di KBB Terbitkan Ratusan Buku
Program gerakan literasi yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini mulai membuahkan hasil.

INILAHKORAN, Ngamprah - Program gerakan literasi yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini mulai membuahkan hasil.

Pasalnya, sudah ada 93 orang guru di KBB yang telah berhasil menerbitkan ratusan buku puisi dan cerpen dalam program gerakan literasi tersebut.

Koordinator gerakan literasi sekolah, Nani Suryani mengatakan, hal tersebut sebagai bentuk gerakan literasi sekolah.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Pastikan Menanggung Sepenuhnya Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam KBB

Menurutnya, gerakan literasi sekolah itu telah dibentuk pada sejak tahun 2018 silam. Bahkan,  sudah tercatat ada 500 buku yang telah diterbitkan.

“Hampir semua sekolah di KBB ikut menulis,” katanya, Rabu 13 Juli 2022.

Lebih jauh ia menerangkan, dalam buku tersebut berisi tentang pengalaman para penulis sendiri, sehingga diharapkan bisa meningkatkan semangat guru untuk terus berkarya.

"Mereka menulis semua pengalaman sendiri, mulai dari lika-liku susah senangnya menjadi seorang guru,” terangnya.

Baca Juga: Hari Pustakawan Nasional Momentum Membudayakan Literasi

Saat ini, tambah dia, buku-buku tersebut tidak dijual secara masif, namun jika ada yang membutuhkan pihaknya dapat memberikan buku tersebut dengan harga yang terjangkau.

“Paling kalau ada yang butuh, mereka bisa membeli di kami dan kami tidak menjual secara masif,” ucapnya.

Tak cukup sampai di situ, sebut dia, Pemerintah daerah (Pemda) KBB sejauh ini telah memberikan suport kepada gerakan literasi sekolah.

"Salah satunya dalam memberikan sarana prasarana dalam menerbitkan buku puisi dan cerpen," ujarnya.

Baca Juga: Jurus Facebook Giatkan Gerakan Literasi Digital

Ia menyebut, sudah ada beberapa buku pihaknya yang dikoleksi Plt. Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan.

"Alhamdulillah Pemda sendiri sudah memberikan suport kepada kami,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SD pada Disdik KBB, Dadang A Sapardan mengaku, pihaknya mengapresiasi lahirnya ratusan buku karya guru penulis yang terhimpun dalam gerakan literasi sekolah Bandung Barat.

"Karya para guru ini mendukung gerakan literasi di antara guru," ungkapnya.

Baca Juga: Lahir dengan Kondisi Kembar Siam, Bayi Asal Cisarua Ini Nyaris Tak Tersentuh Pemda KBB

Ia menilai, wadah tersebut harus dapat meningkatkan sumber daya manusianya dan selalu membuat terobosan dalam berkarya.

Salah satunya, kata dia, dengan menerbitkan buku lantaran hal itu bisa mendorong tumbuhnya minat baca masyarakat.

“Para guru yang menulis dalam buku itu mengutarakan berbagai kesannya dalam mendidik. Saya mendorong para guru agar berminat menulis. Saya juga berharap gerakan literasi itu dapat menjadi fasilitator dalam menghimpun karya guru,” pungkasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran