Bandung Terapkan PPKM Level 1, Yana Mulyana: Tetap Harus Disiplin Prokes

Kota Bandung telah menerapkan PPMK Level 1. Meski begitu, Wali Kota Yana Mulayana tetap memberi imbauan khusus. Apa itu?

Bandung Terapkan PPKM Level 1, Yana Mulyana: Tetap Harus Disiplin Prokes
Wali Kota Bandung Yana Mulyana bicara soal PPKM Level 1 di wilayahnya.

INILAHKORAN, Bandung - Kota Bandung satu di antara wilayah Jawa dan Bali masuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 1 berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 29 Tahun 2022.

Namun demikian, kebijakan PPKM Level 1 tersebut diharapkan Wali Kota Bandung Yana Mulyana tidak menimbulkan euforia berlebihan.

Yana Mulyana meminta, masyarakat khususnya warga Bandung, tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) di masa PPKM Level 1 ini.

Baca Juga: Alokasi Anggaran Porprov Jabar XIV Tahun 2022 Capai Rp12,5 Miliar, Pemda KBB Bakal Hitung Ulang

"Alhamdulillah ternyata saat ini (Kota Bandung), dan berdasarkan Inmendagri terbaru bahwa seluruh kota di Jawa dan Bali masuk PPKM level 1. Tetapi yang pasti kita tidak euforia. Tetap harus prokes," kata Yana Mulyana, Selasa 7 Juni 2022.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, dituturkan Yana Mulyana akan segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) terbaru perihal PPKM Level 1. Bila tidak ada kendala, Perwal tersebut bakal dirilis dan diumumkan dalam waktu dekat.

"Nanti ada beberapa yang kita beri relaksasi. Tetapi tentunya dengan kehati-hatian, terutama soal jumlah orang di dalam setiap kegiatan. Ini tetap kita batasi. Pada prinsipnya kita mengedepankan kehati-hatian. Karena virus ini masih ada," ucapnya.

Baca Juga: Seminggu Setelah Melahirkan, Park Shin Hye Menghadiri Acara Pernikahan Kakaknya Park Shin Won

Yana pun memastikan bahwa pihaknya terus mengkaji kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Salah satunya kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD), termasuk kegiatan masyarakat di kawasan Alun-alun Kota Bandung.

Baca Juga: Pengenalan 7 Balon Ketum KONI KBB Berlangsung Damai, Jauh dari Kesan 'Panas'

"Pelan-pelan lah yah. Karena sekali lagi jangan ada euforia. Faktanya kan virus Corona ini masih ada. Jadi kita pertimbangkan dengan hati-hati. CFD dan Taman Alun-alun kita akan pertimbangkan dan dikaji sebelum akhirnya kita putuskan," ujar dia. *** (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran