BARCELONA 5-1 FEYENOORD: PEMUDA ISTIMEWA

BERUSIA 19 tahun,Lamine Yamal tidak hanya mempersembahkan kemenangan tetapi juga mempertontonkan bakat murni di tengah terpaan industri

BARCELONA 5-1 FEYENOORD: PEMUDA ISTIMEWA
Net

Oleh: Bsafaat

Yamal seperti tampil tanpa beban saat Barcelona menjamu Feyenoord di Camp Nou, Kamis (10/9) dini hari WIB. Dia seperti sedang bermain sepak bola di belakang halaman rumahnya.

Puncak magisnya tercipta pada menit ke-77 lewat sebuah eksekusi tendangan bebas langsung yang melengkung indah ke gawang Feyenoord. Gol tersebut menjadikannya pemain termuda dari klub La Liga yang mencetak gol free-kick langsung di Liga Champions.

Namun, sejarah sesungguhnya tercipta lewat catatan keterlibatan golnya. Dengan tambahan satu gol dan dua assist indahnya di laga ini, Yamal kini telah berkontribusi dalam 21 gol di Liga Champions (11 gol, 10 assist) sebelum genap berusia 20 tahun.

Catatan fantastis ini resmi melewati rekor yang sebelumnya dipegang oleh Kylian Mbappe (20 keterlibatan gol) sebagai remaja paling produktif sepanjang sejarah kompetisi paling bergengsi di Eropa ini.

Namun itu semua bukan soal rekor. Di era sepak bola modern yang penuh tekanan dan tuntutan industri, Yamal mengingatkan semua orang mengapa mereka jatuh cinta pada olahraga ini: kegembiraan yang murni.

Setiap kali ia menari melewati bek lawan atau melepaskan umpan presisi, senyum tipis hampir selalu tersungging di wajahnya.

Saat peluit panjang berbunyi, pelukan hangat dan tawa lepas dari rekan-rekan setimnya, seperti Raphinha, menunjukkan betapa ia dicintai di dalam ruang ganti.

Ia tidak bermain demi ego atau rekor pribadi; ia bermain untuk menghibur dan membawa kemenangan bagi timnya.

Pencapaian luar biasa ini semakin mempertegas statusnya sebagai calon megabintang masa depan.

Menyusul kesuksesannya mengawinkan gelar Piala Dunia 2026 bersama timnas Spanyol dan trofi La Liga, penampilan magis kontra Feyenoord ini membuat namanya disebut-sebut sebagai kandidat terkuat peraih Ballon d'Or 2026 yang akan diumumkan bulan depan.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bahkan tidak ragu memberikan pujian emosional seusai laga.

"Anda bisa melihat dalam setiap pertandingan bahwa dia istimewa. Tidak ada pemain lain seperti dia saat ini," ujarnya penuh rasa bangga.

Bagi para pendukung setia Barcelona, melihat Lamine Yamal berjalan keluar lapangan dengan tepuk tangan meriah (standing ovation) dari seisi stadion adalah sebuah berkah.

Di balik ketenaran global yang datang begitu cepat, bocah ajaib ini tetaplah seorang remaja yang menjaga kakinya tetap membumi, membiarkan bakatnya yang berbicara, dan memperlakukan bola sepak dengan penuh cinta.

"Tentu saja, dia pemain saya, seorang pemain dari Barcelona. Dia pantas memenangkan Ballon d'Or. Bagi saya, itu luar biasa," ungkap Flick.

On Fire Feyenoord telah menjadi korban terbaru keganasan Raphinha dan kawan-kawan. Kecuali Athletic Bilbao yang berhasil menahan Barca untuk tak menang lebih besar dari 2-0, empat tim lain merasakan digelontor gol.

Elche dibabat 5-0, Rayo Vallecano disikat 5-2, Valencia lantas dihabisi 5-0. Ini menunjukkan seberapa besar kualitas yang dimiliki Blaugrana, tapi Flick percaya timnya belum di level terbaik.

"Skuad kami punya kualitas besar dan ada banyak kualitas di setiap posisi. Kami membuat perubahan-perubahan, tapi tim terus bermain dengan ide yang sama atas apa yang ingin kami lakukan," ujarnya Flick.

"Saya suka dengan apa yang saya lihat, tapi ada hal-hal yang perlu kami perbaiki, dan itulah yang kami lakukan di tempat latihan: menganalisis agar jadi lebih baik lagi. Saya senang sekali, tapi selalu ada ruang perbaikan." (bsf) 

BARCELONA 5-1 FEYENOORD Lamine Yamal/Man of the Match Menit Main: 90 Gol: 1 Assist: 2 Shots: 4 On Goal: 2 Umpan Kunci: 4 Akurasi Umpan: 93,2% Sentuh Bola: 74

DATA FAKTA Waktu: Rabu (9/9) ; Kick Off Pukul 23.45 WIB Tempat: Stadion Camp Nou Wasit: S Jablonski Man of the Match: Lamine Yamal Pencetak Gol: Barcelona (Raphinha 3' 57', Adeyemi 22', Yamal 77', Jesus 85') ; Feyenoord (S Steijn 82')  Kartu Kuning: Barcelona (Olmo) ; Feyenoord (C Vanhoutte) Kartu Merah: -

SUSUNAN PEMAIN

Barcelona: Joan Garcia; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Andreas Christensen, Joao Cancelo; Dani Olmo (Gabriel Jesus 83'), Rodri (Gavi 83'), Pedri (Anthony Gordon 63'); Lamine Yamal, Raphinha (Fermin Lopez 71'), Karim Adeyemi (Marc Bernal 63')

Feyenoord: Tjark Ernst; Givairo Read, Jeremiah St. Juste, Tsuyoshi Watanabe, Mika Marmol; Gjivai Zechiel, Charles Vanhoutte (Sem Steijn 71'), Luciano Valente (Tobias van de Elshout 83'); Anis Hadj Moussa (Goncalo Borges 72'), Nacho Ferri (Shaqueel van Persie 63'), Javi Lopez (Oussama Thargalline 46') 


Editor : Inilahkoran