Barcola dalam Radar Dua Raksasa
DUA raksasa Liga Primer Inggris membidik tandatangan Bradley Barcola.Pelatih Paris Saint- Germain Luis Enrique akhirnya merespons.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
Bradley Barcola telah menjelma menjadi salah satu pilar penyerang sayap muda paling mematikan di Eropa sejak bergabung PSG dari Olympique Lyon pada tahun 2023.
Dengan mengandalkan kecepatan kilat, kemampuan dribel satu lawan satu yang superior, serta visi bermain yang matang, winger berusia 23 tahun ini sukses menjadi bagian krusial dari era baru rekonstruksi kolektif PSG di bawah asuhan pelatih Luis Enrique.
Kepergian para bintang besar faksi Galácticos membuka jalan bagi Barcola untuk mengekspresikan bakat besarnya secara maksimal.
Di bawah bimbingan taktis Enrique, Barcola didorong penuh untuk berani menusuk pertahanan lawan dan tidak ragu mengeksekusi peluang di sepertiga akhir lapangan.
Efektivitasnya terlihat nyata melalui catatan performa yang menanjak drastis. Sepanjang musim kompetisi 2025/2026 di Ligue 1, Barcola sukses menyumbangkan 11 gol.
Ketajamannya bahkan terbukti di seluruh ajang kompetisi, di mana ia mencatatkan total 13 gol di musim tersebut dan menjadi pencetak gol terbanyak ketiga bagi Les Parisiens.
Fleksibilitasnya di area sayap kiri menjadikannya senjata utama PSG dalam melakukan transisi serangan cepat maupun memecah kebuntuan Maka wajar, performa impresif itu membuat dua raksasa Liverpool dan Arsenal kepincut. Barcola mulanya adalah target Liverpool. Klub Merseyside itu butuh winger baru untuk menggantikan Mohamed Salah yang pergi usai kontraknya habis musim panas ini.
Kabarnya Si Merah siap untuk membayar sekitar 100 juta Paun untuk pemain 23 tahun tersebut. Tapi hingga ini belum ada kabar konkret soal perkembangan negosiasinya.
Pada prosesnya, Arsenal ikut meminati. Ini setelah upaya mendatangkan Vinicius Junior dari Real Madrid tampak menemui jalan buntu.
Barcola di lain sisi memang membuka diri terhadap transfer ke klub lain. Pemain yang dibeli dari Lyon pada 2023 silam itu menginginkan kesempatan main yang lebih besar.
Di PSG, ia pilihan nomor dua di kedua sisi lebar lapangan. Ia ada di belakang Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue.
Pelatih PSG Luis Enrique ditodong para jurnalis soal status dan perkembangan situasi Barcola. Ia memilih mengelak.
“Saya tak tahu dan tak mau berbicara soal pemain secara individu,” ujar pria yang membawa PSG juara Liga Champions dua musim beruntun itu.
“Sebab selalu berbahaya ketika Anda bertanya sesuatu hal yang positif atau negatif tentang seorang pemain. Saya fokus saja ke tim,” imbuhnya dikutip BBC. (bsf )
Editor : Inilahkoran


