Bawaslu Kabupaten Bogor Pantau Netralitas ASN di Pilkada Serentak 2024
Bawaslu Kabupaten Bogor menggelar rapat koordinasi pengawasan partisipatif terkait netralitas ASN di Pilkada Serentak 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Bawaslu Kabupaten Bogor menggelar rapat koordinasi pengawasan partisipatif terkait netralitas ASN di Pilkada Serentak 2024.
Rakor Bawaslu Kabupaten Bogor bertemakan pengendalian netralitas ASN dalam Pilkada Serentak 2024 itu dihadiri 40 Camat serta para epala dinas di lingkup Pemkab Bogor.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin menuturkan, sosialisasi netralitas ASN itu penting menjelang Pilkada Serentak 2024. Di daerahnya, akan digelar Pilgub Jabar 2024 dan Pilbup Bogor 2024.
"Acara hari ini kita undang para camat dan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Bogor," tutur Ridwan Arifin kepada wartawan, Selasa 30 Juli 2024.
Dia menjelaskan, ASN memang harus mengendalikan diri atau netral dalam Pilgub Jawa Barat dan Pilbup Bogor, meskipun mereka tetap mempunyai hak pilih.
"Jadi kita ingatkan bahwa memilih boleh, tetapi tetap harus netral. Kalau hadir kampanye untuk sekedar mendengarkan visi misi boleh, tetapi tidak ikut aktif mengampanyekan peserta Pilkada termasuk di sosial media," jelas Ridwan Arifin.
Ia menerangkan, media sosial para pasangan kepala daerah yang akan bertarung pada Pilkada Serentak 2024 juga bisa dipantau seluruh masyarakat.
"Tidak hanya ASN, kami penyelengara Pemilu juga wajub netral. Mari kita sama-sama jaga jari agar jangan sampai memposting dukungan terhadap salah satu pasangan Cagub Jawa Barat atau Cabup Bogor," terangnya.
Jika ASN kedapatan tidak netral dalam Pilkada, tegasnya. Bawaslu Kabupaten Bogor akan memprosesnya secara hukum melalui Komisi ASN
"Kami akan sidangkan ASN yang tidak netral sesuai peraturan Undang-Undang, lalu memberikan rekomendasi ke Komisi ASN (KASN). Kalau terbukti akan ada sanksi ringan, sedang hingga berat yaitu pemecatan dari ASN," tegas Ridwan.
Editor : Doni Ramdhani


