Bertahun-tahun Dibiarkan Kosong, DPRD KBB Bakal Tempati Gedung Baru Akhir Juni 2024

Mangkrak selama bertahun-tahun kondisi Gedung DPRD KBB baru yang berlokasi di Jalan Cijamil, Desa/Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) cukup mengkhawatirkan.

Bertahun-tahun Dibiarkan Kosong, DPRD KBB Bakal Tempati Gedung Baru Akhir Juni 2024
Terlihat rumput ilalang di sekitar bangunan mangkrak nan megah berwarna putih itu lebat dan tinggi. Bahkan, di gedung DPRD KBB itu pun sebagian masih ditutupi seng. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Mangkrak selama bertahun-tahun kondisi Gedung DPRD KBB baru yang berlokasi di Jalan Cijamil, Desa/Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) cukup mengkhawatirkan.

Terlihat rumput ilalang di sekitar bangunan mangkrak nan megah berwarna putih itu lebat dan tinggi. Bahkan, di gedung DPRD KBB itu pun sebagian masih ditutupi seng.

Pada saat monitoring ada dua staf DPRD KBB yang ikut mendampingi tiba-tiba kesurupan. Sontak saja kejadian itu membuat kaget para anggota dewan yang ikut dalam kunjungan tersebut. Mereka adalah Kabag Keuangan Rina dan Staf Setwan Selly. 

Seperti diketahui, Gedung DPRD KBB dibangun sejak tahun 2019 dan selesai di 2020 dengan anggaran sekitar Rp135 miliar. Namun karena pandemi COVID-19 gedung empat lantai dan mempunyai kurang lebih 20 ruangan kerja ini dibiarkan kosong hingga sekarang bahkan terlihat tidak terawat.

"Kami menargetkan akan pindah dan menempati gedung baru di Mekarsari, Ngamprah, di akhir Juni 2024. Saat ini proses perpindahan tersebut sedang dipersiapkan termasuk sarana prasarana pendukung," kata Sekretariat DPRD KBB Rony Rudyana baru-baru ini.

Kendati demikian, sebelum pindah menempati gedung DPRD yang baru tersebut, pihaknya telah melakukan monitoring bersama Banggar dan perwakilan anggota dewan. 

"Kami sudah monitoring tadi ke gedung baru, insya allah kalau instalasi air beres proses pindah gedung bisa dilakukan," katanya.

Rony menjelaskan, opsi pemasangan instalasi air dari PDAM BUMD KBB karena 16 titik lokasi yang dibor oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) tidak keluar airnya. 

"Diprediksi dalam dua minggu ke depan  instalasi air bersih bisa selesai dan didistribusikan ke semua ruangan," jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga bakal melakukan pembersihan alang-alang di sekeliling gedung terutama di bagian belakang. Area parkir kendaraan, pagar di sekeliling gedung, juga segera disiapkan, termasuk berkoordinasi dengan Diskominfotik untuk penyambungan internet. 

"Semoga itu bisa diselesaikan secepatnya sehingga di akhir Juni ini kami bisa pindah. Sayang juga kalau terlalu lama gedung itu kosong tidak dipakai," katanya.

Ditanya soal kesiapan mebeler di setiap ruangan, Rony menyebut, baru terdapat di ruangan paripurna yang berkapasitas 400 orang. 

Sementara itu, untuk ruangan lainnya dan kantor sekretariat pegawai mebeler akan dibawa dari yang dipakai saat ini.

"Nanti juga ada mobilisasi peralatan mebeler dari sini (kantor lama), karena belum semua ruangan terisi mebeler baru," tambahnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD KBB Ade Wawan yang sempat ikut melakukan monitoring gedung DPRD yang baru tersebut berharap agar gedung DPRD KBB segera bisa ditempati karena sudah lama kosong.

Menurutnya, hal itu bisa dimulai dengan selamatan dan menggelar pengajian. Sebab, pada saat monitoring ada dua staf DPRD yang ikut mendampingi tiba-tiba kesurupan. 

"Harus segara digelar selamatan agar tidak terulang kejadian seperti ini dikemudian hari," tuturnya. (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani