Besok, Ade Yasin Eks Bupati Bogor Diadili dan Jalani Sidang di PN Bandung

Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin akan menjalani sidang perdana tersangka kasus korupsi di PN Bandung besok Rabu 13 Juli 2022.

Besok, Ade Yasin Eks Bupati Bogor Diadili dan Jalani Sidang di PN Bandung
Rabu 13 Juli 2022 besok, tersangka kasus korupsi Ade Yasin akan menjalani sidang perdana di PN Bandung.

INILAHKORAN, Bandung - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi PN Bandung segera menggelar sidang pengadilan Ade Yasin tersangka kasus korupsi suap laporan keuangan demi meraih predikat WTP.

"(sidang Ade Yasin) besok Rabu (13 Juli 2022)," kata Panitera Muda Tipikor PN Bandung Yuniar saat dihubungi via ponselnya, Selasa 12 Juli 2022.

Yuniar mengatakan, sidang Bupati Bogor nonaktif itu akan digelar secara daring. Adapun nomor perkara terhadap Ade Yasin bernomor 71.Pid.Sus-TPK/2022/PN/Bdg. Dalam sidang perdana ini, Ade Yasin akan mendengarkan dakwaan dari JPU KPK di PN Bandung.

Baca Juga: Umuh Muchtar Sebut GBLA Masih Belum Layak Untuk Persib di Liga 1 2022/2023, Ini Alsannya

"Sidangnya online," ucapnya.

Seperti diketahui, Bupati Bogor Ade Yasin terjaring OTT KPK bersama dengan 11 orang lainnya. Selang beberapa waktu, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka di kasus suap laporan keuangan demi meraih predikat WTP dari BPK Perwakilan Jawa Barat.

Mereka yang diantaranya turut jadi tersangka diantaranya Maulana Adam, Sekdis Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Ihsan Ayatullah, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor, Rizki Taufik, PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Ridwan Kamil Sampaikan Duka untuk 7 Jemaah Haji Jabar yang Meninggal di Tanah Suci

Kemudian Anthon Merdiansyah, Pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis, Arko Mulawan, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa, Gerri Ginajar Trie Rahmatullah, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa.

Ade Yasin diduga menyuap pegawai BPK perwakilan Jawa Barat agar Kabupaten Bogor hingga Rp 1,9 miliar. Hal itu dilakukan agar Kabupaten Bogor dapat kembali meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun 2021 dari BPK Perwakilan Jawa Barat. (Cesar Yudistira)


Editor : inilahkoran