Akhir Februari, Pembebasan Lahan Jembatan Otista Rampung

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor menargetkan pembebasan lahan untuk pelebaran jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista) selesai pada akhir bulan Februari 2020. Diharapkan  pada bulan April 2020 pengerjaan fisik pelebaran bisa berlangsung.

Akhir Februari, Pembebasan Lahan Jembatan Otista Rampung
Ilustrasi/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor menargetkan pembebasan lahan untuk pelebaran jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista) selesai pada akhir bulan Februari 2020. Diharapkan  pada bulan April 2020 pengerjaan fisik pelebaran bisa berlangsung.

Kepala DPUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengatakan, progres pelebaran Jembatan Otista saat ini, pembebasannya masih berlanjut dan minggu depan musyawarah harga dengan pemilik lahan. Dari situ Pemkot Bogor melihat status kepemilikan tanah atau SPHnya. 

"Kemudian bisa langsung pembebasan lahan, apabila ada kepemilikan lahannya sah dan tidak ada masalah lain juga," ungkap Chusnul kepada INILAH pada Minggu (9/2/2020) siang.

Chusnul menambahkan, disitu ada totoal delapan lahan yang terkena dampak pelebaran jembatan Otista. Lima di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah dan tiga lahan masuk ke kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.

"Nah, dari lima lahan di Bogor Tengah itu, ada dua yang merupakan tanah negara. Kami ikuti aturan Perpres," tambahnya.

Chsunul menjelaskan, karena dana sudah disediakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sekitar Rp40 miliar dan lelang Manajemen Konstruksi (MK) tengah berjalan sehingga mudah-mudahan bulan depan atau akhir bulan Februari 2020 ini bisa masuk lelang fisik.

"Nah sambil menunggu ini semua lahan selesai. Mudah-mudahan per akhir Maret 2020 atau awal April 2020 sudah keluar pemenangnya dan sudah bisa berjalan atau eksekusi pembangunan fisik," jelas ayah satu anak itu.

Chusnul memaparkan, karena jadwal sudah diperkirakan dan jangan sampai meleset dari jadwal, sehingga pembebasan lahan punya waktu hingga akhir bulan Februari 2020.

"Ya, kami usahakan bulan Februari 2020 akhir, pembebasan lahan sudah selesai," terangnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan, proyek pelebaran Jembatan Otista di Kota Bogor pada tahun 2020 ini akan disesuaikan dengan rencana pengoperasian moda transportasi trem.

"Pekerjaan proyek pelebaran Jalan Otista akan dikerjakan pada tahun anggaran 2020, dibiayai dari APBD Provinsi Jawa Barat dan APBD Kota Bogor. Ada usulan agar proyek pelebaran Jembatan Otista kekuatan bebannya disesuaikan untuk dapat dilalui trem. Sehingga proyek pekerjaan pelebaran Jembatan Otista ini sekaligus dapat mengantisipasi rencana pengoperasian kendaraan trem," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

 


Editor : Bsafaat