Ramai Sampai ke Kuping Jokowi, Ujang Sarjana dan Korban Pengeroyokan Akhirnya Damai

Ujang Sarjana akhirnya sepakat damai dengan korban pengeroyokan di Kota Bogor di hadapan Kapolda Jabar Irjen Suntana.

Ramai Sampai ke Kuping Jokowi, Ujang Sarjana dan Korban Pengeroyokan Akhirnya Damai
Kapolda Jabar Irjen Suntana membeberkan perdamaian yang dilakukan Ujang Sarjana dengan korban pengeroyokan di Bogor.
INILAHKORAN, Bogor - Ujang Sarjana yang sempat bikin heboh karena mengadu ke Presiden Joko Widodo, akhirnya sepakat damai dengan korban pengeroyokan di Kota Bogor di hadapan Kapolda Jabar Irjen Suntana.
 
Kapolda Jabar Irjen Suntana membeberkan perkembangan kasus pengeroyokan Ujang Sarjana yang keluarganya mengadu ke Presiden Joko Widodo di Mako Polresta Bogor Kota Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa 26 April 2022.
 
Irjen Suntana, Kapolda Jabar, menyebut ada solusi dan titik terang bahwa kedua belah pihak, baik korban dan tersangka Ujang Sarjana, sudah sepakat berdamai.
 
Bahkan kedua belah pihak dihadirkan di hadapan awak media. Suntana didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro dan pihak kuasa hukum Ujang Sarjana yakni Akhmad Hidayat.
 
 
"Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, saya ingin mengabarkan berita sangat baik. Kasus antara keluarga Ujang Sarjana dengan Ade Komeng, Andriansyah dan lainnya sudah mendapatkan kesepakatan damai," ungkap Suntana kepada awak media.
 
Suntana melanjutkan, semoga dalam kesepakatan islah yang dilakukan hari ini, nantinya akan dibawa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Bogor untuk menjadi pertimbangan dalam proses penegakan hukum.
 
"Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah sukarela dan penuh keikhlasan melakukan langkah ini. Semoga sesudah pertemuan ini kita menjadi saudara," tuturnya.
 
 
Kasus itu berawal pada pukul 2.30 WIB Jumat (26/11/2021), dimana saat itu ada dua korban bernama Andriansyah dan Agus Santoso yang sedang berjualan ditegur Ujang Sarjana dan kemudian melakukan pengeroyokan secara bersama-sama. Ujang Sarjana kemudian dilaporkan kedua korban dan kasusnya telah diproses dalam persidangan.
 
Sebelumnya, beredar video di media sosial tampak dua orang pedagang berteriak ke arah Jokowi dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, di Pasar Bogor.
 
"Pak, tolong kami, di sini banyak pungli. Oom kami ditangkap polisi. Oom kami melawan preman, menolak pungli ditangkap polisi, kami bingung, sudah tiga bulan lebih dipenjara," kata seorang perempuan pedagang.

Condro meyakinkan polisi menyidik sesuai prosedur yang berlaku dan transparan serta akan menerbitkan daftar pencarian orang terkait kasus itu.
 
 
Kedua belah pihak pun telah diberi kesempatan untuk mendatangkan saksi-saksi, sehingga keberatan-keberatan Sarjana juga telah dipertimbangkan melalui sidang pra peradilan.
 
"Artinya sudah diuji penetapan tersangkanya yaitu 9 Maret 2022 yaitu menolak semua dalil-dalil yang disampaikan pemohon dalam hal ini adalah Sarjana dan mengabulkan apa yang dilakukan Polsek Bogor Tengah," kata dia. (rizki mauludi)


Editor : inilahkoran