Pemkot Bogor dan Perumda PPJ Matangkan Proyek Park and Ride
Pemkot Bogor dan Perumda PJJ terus mematangkan rencana pembangunan proyek Park and Ride yang tinggal beberapa tahapan lagi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mematangkan rencana pembangunan Park and Ride di Plaza Bogor, Kecamatan Bogor Tengah.
Pemkot Bogor mengklaim proses rencana pembangunan saat ini diklaim tinggal menyisakan beberapa tahapan.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya ( PPJ) Kota Bogor, Muzakkir mengaku proses pembangunan Park and Ride diperkirakan akan berlanjut dalam waktu dekat.
Baca Juga: 20 Menit Hujan Deras, Satu Unit Rumah Hancur, 6 KK di Kecamatan Bogor Selatan Terisolasi
"Rencana bisnis kami sudah masuk. Saat ini kami masih menunggu proses Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) aset ke Perumda PPJ. Ini lagi proses di dewan," ungkap Muzakkir kepada wartawan pada Kamis 19 Mei 2022.
Muzakkir memprediksi, bulan Juli 2022 PMP akan selesai karena Agustus 2022 sudah masuk tahapan selanjutnya.
"Seperti pemindahan dulu para pedagang, setelah itu pembongkaran dan pembangunan," tegasnya.
Baca Juga: Andhika Pratama Jadi Sasaran Usai Chandrika Diramal Sering Dapat Cuan dari Pria Beristri
Muzakkir menjelaskan, semua tahapan-tahapan rencana itu terus dilakukan pematangan oleh PPJ, dalam prosesnya terdapat perubahan beberapa konsep pembangunan.
"Untuk pedagang, nanti kami pindahkan ke tiga pasar yang ada. Pasar Blok F, Pasar Sukasari, Pasar Warung Jambu. Sementara tidak ada yang dipertahankan di Plaza Bogor. Kami ada sedikit perubahan konsep, terkait konsep pembangunan dan peruntukan saat ini sudah dirumuskan. Konsepnya nanti ada taman, ada pasar. Pasarnya kami lebih ke tematik. Jadi tak ada pasar basah disitu. Disitu ada kuliner, kemudian ruang buat publik juga," jelasnya.
Muzakkir membeberkan, saat ini pihaknya akan segera lakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk dalam hal ini para pedagang. Tetapi hal tersebut akan dilakukan bertahap.
Baca Juga: Miyabi Gelar Gala Dinner di Jakarta, Wagub DKI: Mari Kita Sikapi Secara Bijak
"Kami saat ini sudah mulai masuk ke tokoh yang ada. Dari sisi pedagang sudah selesai haknya memang, mereka menggunakan tempat itu sudah habis dari tahun 2014. Intinya kami untuk pedagang bertahap," bebernya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Golkar, Oyok Sukardi meminta Pemkot Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap rencana Park and Ride.
Hal itu dilakukan agar tujuan sebagai kantong parkir untuk wilayah Suryakencana dan sekitarnya, bisa benar-benar sesuai.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Bandung Kamis 19 Mei 2022
"Apalagi, rencana Park and Ride dibangun di Plaza Bogor dan Pasar Bogor yang kini masih aktif digunakan sebagai tempat aktivitas perdagangan warga Bogor. Maka saya minta Dishub untuk mengkaji ulang kebutuhan tersebut. Agar nantinya sesuai dengan kebutuhan kantong parkir di kawasan Suryakencana dan sekitarnya," pungkasnya.***(Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


