Setu Citongtut dan Cibinong Situ Plaza yang Tercemar Limbah Ditebari Eco Enzyme

Pada Hari Lingkungan Hidup, DLH Kabupaten Bogor bersama komunitas menebar cairan Eco Enzyme ke Setu Citongtut dan Cibinong Situ Plaza.

Setu Citongtut dan Cibinong Situ Plaza yang Tercemar Limbah Ditebari Eco Enzyme
Komunitas Eco Enzyme Nusantara bersama DLH Kabupaten Bogor menebar cairan Eco Enzyme ke Setu Citongtut dan Cibinong Situ Plaza, Minggu 5 Juni 2022.

 

INILAHKORAN, Bogor - Memperingati Hari Lingkungan Hidup, DLH Kabupaten Bogor bersama komunitas Eco Enzyme Nusantara menebar cairan Eco Enzyme ke Setu Citongtut dan Cibinong Situ Plaza.

Ditebarnya cairan Eco Enzyme itu untuk menormalisasi air di Setu Citongtut dan Cibinong Situ Plaza. Tindakan dilakukan di dua lokasi tersebut agar air kembali jernih.

Diharapkan, ekosistem ragam ikan tawar di Setu Citongtut dan Cibinong Situ Plaza yang ditebarkan Eco Enzyme tersebut kembali sehat dan layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga: Tetap Berdiri Tegar dan Tabah, 15 Menit Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Temui Warga di Halaman Gedung Pakuan

"Di Setu Citongtut, kami menebar Eco Enzyme hingga mencapai 6.000 liter. Kalau di Cibinong Situ Plaza kami menunggu data air, sambil menunggu, sudah 150 liter Eco Enzyme kami juga tebar," kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Endah Nurmayanti, Minggu 5 Juni 2022.

Endah menuturkan, selain menebar Eco Enzyme di dua setu tersebut jajarannya bersama komunitas Eco Enzyme Nusantara wilayah Jabodebek juga menebar aneka bibit ikan air tawar.

"Setelah airnya kami normalisasi, ribuan bibit ikan air tawar seperti nila, mujaer, mas dan lainnya pun kami tebar di Setu Citongtut dan Cibinong Situ Plaza tersebut," tuturnya.

Baca Juga: Sonya Fatmala Terima Banyak Laporan Pencabulan dan Pelecehan Seksual di KBB

Selain menebar Eco Enzyme dan ragam bibit ikan air tawar, DLH Kabupaten Bogor juga menanam ratusan hingga ribuan pohon di lahan-lahan kritis di Bumi Tegar Beriman.

"Di Gunung Pancar, Kecamatan Babakan Madang bersama dunia usaha menanam ratusan batang pohon, di lokasi tempat pernah terjadi bencana alam tanah longsor. Selain itu, kami bersama komunitas masyarakat lainnya juga menanam pohon di lahan-lahan kritis," tuturnya.

DLH Kabupaten Bogor, papar Endah Nurmayanti juga sudah memberikan penghargaan kepada pelaku atau penggiat pelestari lingkungan hidup, penggiat peduli sampah dan lainnya.

Baca Juga: I Made Wirawan Sebut Persib Memiliki Nilai Plus Berada di Grup Neraka Turnamen Pramusim 2022

"Perayaan atau peringati Hari Lingkungan Hidup ini juga diadakan secara mandiri oleh LSM, kampung ramah lingkungan (KRL), sekolah dan instansi atau institusi lainnya," papar Endah.

Sementara itu, Sekretaris Eco Enzyme Nusantara Jabodebek Meidi Widiyanto memgungkapkan alasan jajarannya menebar Eco Enzyme di dua setu, khususnta Seti Citongtut karena sebelumnya mendapatkan kabar tercemarnya setu tersebut dari zat-zat yang termasuk kategori lembah industri.

"Kami mendengar kabar bahwa Setu Citongtut tercemar limbah hingga banyak ikan yang mati, untuk menormalisasi setu tersebut kami yang juga warga Jabodebek secara sukarela memberikan 6.000 liter Eco Enzyme ke DLH atau Pemkab Bogor," ungkap Meidi. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran